Aniaya Napi Hingga Tewas, Sipir Lapas Mata Merah Ditangkap di Rumah Mertuanya


Arie Perdana Putra 2018-07-09 21:08:18 Hukum 215 kali

Pelaku tertunduk malu

PALEMBANG, Kabar28.com,- Joni Saputra (36) oknum Sipir warga Jalan Sentosa Kecamatan Plaju, Palembang yang menganiaya salah satu Napi di Lapas Merah Mata bernama Bisan Azhari (42) hingga meninggal dunia kini mendekam di sel.

Pelaku berhasil diringkus oleh Subdit III Jatanras Ditreskrium Polda Sumsel, Senin (9/7/2018).

Di hadapan petugas, Joni mengaku melakukan tindakan tersebut karena kesal dengan korban. Dimana pada hari Selasa (6/2/2018) silam dirinya yang tengah menjalankan piket di Pos 2 Lapas Merah Mata didatangi Dodik salah satu Narapidana yang juga mendekam di Lapas Merah Mata dengan bercerita kepada dirinya jika korban mempunyai hutang narkoba sebesar 6 juta.

"Mendengar cerita dari Dodik, saya pun memanggil korban untuk diselesaikan persoalan hutang piutang tersebut. Dan sepakatlah hutang itu akan dibayar korban pada sore hari," terangnya.

Kemudian, lanjut Joni, karena dirinya kesal pada malam harinya korban dipanggil oleh pelaku keluar dari kamar tahanan. Kemudian dirinya memukul kepala dan muka korban berkali-kali dengan menggunakan besi pemukul lonceng. Tidak hanya itu menurut keterangan pelaku juga menendang tubuh korban berulang kali. 

"Waktu itu dia (korban) setelah saya pukuli masuk kedalam sel tahanan, baru sekitar dua minggu dia (korban) mengalami koma sempat dirawat di poliklinik Lapas dan dirujuk ke Rumah Sakit lalu meninggal dunia," tutup Joni.

Sementara itu, Kasubdit III Jatanras Ditreskrium Polda Sumsel AKBP Yoga Baskara Jaya didampingi Kanit IV Kompol Zainuri mengatakan, setelah beberapa kali berpindah-pindah tempat dalam pelariannya, pelaku akhirnya ditangkap di rumah mertuanya di Plaju Sabtu (7/7/2018) malam.

"Untuk motif dari pelaku menganiaya korban masih terus didalami apakah dendam pribadi atau persoalan hutang piutang narkoba. Korban meninggal dunia akibat pukulan benda tumpul berupa besi yang biasa digunakan pelaku untuk memukul lonceng. Dan diperkuat dari hasil visum dari pihak rumah sakit bahwa benar, korban meninggal dunia akibat benturan benda tumpul," pungkasnya.(ard)

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close