Angka Kecelakaan Turun, Kemenhub Apresiasi Penyelenggaraan Mudik 2018


Lia Cikita 2018-07-07 14:36:47 Nasional 74 kali

Kementerian Perhubungan memberikan penghargaan kepada pihak-pihak yang telah membantu dalam penyelenggaraan Angkutan Lebaran tahun 2018 (1439 H) di Gedung Pancagatra Dwiwarna Purwa, Jakarta, Jumat (6/7/2018).(foto:istimewa)

Jakarta, Kabar28.com – Kementerian Perhubungan memberikan penghargaan serta apresiasi kepada pihak-pihak yang telah membantu dalam penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2018 (1439 H) di Gedung Pancagatra Dwiwarna Purwa, Jakarta, Jumat (6/7/2018).

Adapun penerima penghargaan tersebut adalah kementerian/lembaga, pemerintahan, non-kementerian, BUMN, dishub provinsi, Polda, organisasi masyarakat, dan mitra kerja lainnya.

“Selain memberikan apresiasi kepada para stakeholders yang telah berpartisipasi, acara ini juga sebagai bentuk penghargaan kepada petugas lapangan yang telah membantu kelancaran dan memberikan informasi terkait arus mudik dan arus balik mudik Lebaran 2018,” ujar Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiyadi saat menyampaikan sambutan pembukaan.

Lebih lanjut Budi mengatakan, suksesnya penyelenggaraan mudik Lebaran ini juga tak lepas dari persiapan yang sudah dilakukan sejak awal tahun.

"Persiapan rangkaian kegiatan Angkutan Lebaran 2018 telah dilakukan sejak Januari. Dimulai dari rapat koordinasi awal, rapat koordinasi lanjutan, rapat koordinasi lintas sektoral Kementerian Perhubungan, kunjungan lapangan, survei jalur lintas pantura, serta pelaksanaan ramp check," tambahnya.

Tidak lupa, Budi juga mengapresiasi peran serta masyarakat yang turut membantu menurunkan angka kecelakaan lalu lintas pada mudik Lebaran tahun ini. 

"Peran masyarakat pada mudik tahun ini cukup besar, dengan meningkatnya kesadaran dalam keselamatan berkendara dan mampu menurunkan angka kecelakaan hingga 30 persen dari tahun lalu," pungkas Budi.

Kecepatan perjalanan meningkat

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, pada kesempatan yang sama juga turut hadir dan memaparkan beberapa hasil penyelenggaraan mudik Lebaran tahun 2018.

"Tercatat pada mudik Lebaran tahun ini, waktu tempuh pada jalur darat lebih baik. Misalnya rute Jakarta-Semarang hanya 10 jam, Jakarta-Solo dapat ditempuh 12 jam, dan Jakarta-Surabaya hanya membutuhkan 13 sampai 14 jam," ujar Menhub Budi saat memberikan sambutan.

Lebih lanjut, Menhub menjelaskan lancarnya penyenggaraan mudik tahun ini juga tercermin dengan meningkatnya kecepatan kendaraan di jalan raya.

Melansir laman Dephub.go.id, kecepatan perjalanan rata-rata arus mudik tahun 2018 sebesar 72 km/jam. Kecepatan tersebut meningkat sebesar 9 persen dibandingkan tahun lalu yang hanya sebesar 66 km/jam.

Sedangkan kecepatan rata-rata pada arus balik tahun 2018 mencapai 79 km/jam, meningkat 22 persen terhadap kecepatan rata-rata pada 2017 yang hanya mencapai 64 km/jam.

Menhub juga memaparkan, terjadinya penurunan pengguna sepeda motor dan jumlah kecelakaan pada mudik Lebaran tahun ini tidak terlepas dari adanya mudik gratis yang diadakan oleh berbagai instansi.

"Program mudik gratis yang diselenggarakan tahun ini secara total mengalami kenaikan dibanding tahun lalu, di mana mudik gratis sepeda motor mengalami kenaikan sebesar 42,74 persen dan penumpang mengalami kenaikan 63,25 persen," kata Menhub Budi.

Selain memberikan apresiasi dan penghargaan, Kemenhub melalui acara ini juga memberikan bantuan kepada keluarga petugas jalan tol yang mengalami kecelakaan saat bertugas berupa uang santunan.

"Harapannya, penyelenggaraan mudik tahun depan akan lebih baik dan semoga tidak ada lagi kecelakaan yang terjadi di jalan raya," katanya.

Sumber:kompas.com

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close