Kotak Suara Pilgub Jatim di Tulungagung Dibuka Paksa


Lia Cikita 2018-07-04 19:55:22 Nasional 28 kali

Dalam rekapitulasi, salah satu Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) terpaksa membuka kunci kotak suara dengan tang baja. (Foto : istimewa)

Tulungagung, Kabar28.com,  - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tulungagung melakukan proses rekapitulasi di tingkat kabupaten terhadap hasil Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jatim serta Pemilihan Bupati (Pilbup) Tulungagung. Dalam rekapitulasi, salah satu Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) terpaksa membuka kunci kotak suara dengan tang baja. 

Pembukaan paksa tersebut dilakukan oleh tim PPK Boyolangu saat hendak melakukan rekapitulasi hasil suara Pilgub Jatim. Anak kunci yang seharusnya dibawa saat rekapitulasi justru tertinggal di rumah.

"Kunci kotak itu ada dua, satu saya pegang dan satunya dipegang oleh anggota saya. Namun tadi saat ke sini, tas yang saya bawa itu beda, sehingga kunci tertinggal di rumah, sedangkan yang dibawa anggota saya tertinggal di kantor kecamatan," kata Ketua PPK Boyolangu, Mohammad Gufron Efendi, Rabu (4/7/2018). 

Untuk mempersingkat waktu, pihaknya terpaksa membuka paksa kunci kotak suara yang berisi rekapitulsi di tingkat kecamatan dengan menggunakan tang baja yang disiapkan oleh KPU setempat. Selanjutnya seluruh anggota PPK membacakan hasil rekapitulasi dihadapan komisioner KPU, Panwas serta para saksi calon. 

Gufron menjelaskan, pembukaan paksa menjadi sesuatu hal yang wajar dan telah mendapatkan rekomendasi dari KPU, bahkan tang baja memang sengaja disediakan oleh KPU untuk mengantisipasi kunci macet maupun tertinggal. 

"Untuk yang Pilgub Jatim dibuka paksa, tapi untuk rekapitulasi Pilbup Tulungagung nanti kuncinya kami ambil," ujar Gufron. 

Sementara itu Komisioner KPU Tulungagung Suyitno Arman, menjelaskan hari ini pihaknya melakukan rekapitupasi hasil pemungutan suara Pilgub Jatim maupun Pilbup Tulungagung 2018. Pada tahap pertama rekapitulasi difokuskan untuk Pilgub Jatim, dengan membacakan hasil pleno di tingkat PPK atau Kecamatan. 

"Ini nanti prosesnya sampai malam, karena ada 19 kecamatan. Saat ini saja untuk pilgub masih belum selesai," ujarnya. 

Dijelaskan, apabila tidak terjadi protes dan perubahan, hasil suara tidak akan mengalami perubahan dari proses yang sudah dilakukan di tingat kecamatan. "Yang sempat berubah itu adalah komposisi pemilih antara laki-laki dan perempuan, karena salah memasukkan saja, kalau suara tetap," ujar Arman. 

Pada konferensi pers sebelumnya, sesuai hasil pleno di masing-masing kecamatan, perolehan suara Pilbup Tulungagung masih tetap dimenangkan oleh pasangan petahana Syahri Mulyo-Maryoto Birowo dengan memperoleh 60,10 persen atau 355.000 suara, sedangkan lawannya mendapatkan 39,90 persen atau 235,702.

Sumber : detiknews.com

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close