794 Siswa Tak Daftar Ulang SMPN


Mutiara Safitri 2018-06-29 13:44:31 Pendidikan 77 kali

Ilustrasi (Foto : istimewa)

Sidoarjo, Kabar28.com,- Daftar ulang peserta didik baru yang diterima di SDN dan SMPN telah berakhir pada Kamis (28/6). Sebagian besar peserta telah melakukan daftar ulang. Mereka siap bersekolah di tempat pilihan mulai bulan depan.

Namun, siswa yang tidak mendaftar ulang juga banyak. Menurut informasi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sidoarjo, jumlah siswa yang tak melakukan daftar ulang mencapai 7,5 persen dari total 10.570 siswa yang diterima di SMPN.

''Bila dihitung, terdapat 794 calon siswa yang tidak mendaftar ulang,'' kata Kepala Dikbud Sidoarjo Asrofi kemarin. Fenomena calon siswa yang tidak melakukan daftar ulang tersebut ditemukan di 44 SMPN di Kota Delta.

Asrofi menyatakan, jumlah siswa yang tak mendaftar ulang di tiap-tiap sekolah tak sama. ''Bahkan, di sekolah favorit seperti SMPN 1 Sidoarjo pun, ada peserta yang tidak daftar ulang,'' lanjutnya.

Di SMPN 3 Waru, banyak siswa yang tidak melakukan daftar ulang. Kepala SMPN 3 Waru Adi Sri Utomo menyatakan, terdapat 53 orang di antara 241 siswa yang tidak mendaftar ulang.

Wali murid mengungkapkan, kebanyakan siswa beralasan kejauhan sehingga membatalkan pendaftaran. ''Yang belum daftar ulang, kami hubungi. Namun, hanya beberapa yang berhasil dihubungi,'' katanya.

Sementara itu, di SMPN 1 Taman, terdapat 26 siswa yang tak melakukan daftar ulang. Total pagu sekolah tersebut adalah 301 siswa. ''Tidak tahu mereka akan sekolah di mana,'' kata Achmad Lutfi, kepala SMPN 1 Taman. ''Banyak wali murid yang beralasan sekolah jauh dari rumah. Karena itu, tidak daftar ulang,'' lanjutnya.

Dengan adanya siswa yang tidak mendaftar ulang, tambah Sekretaris Dikbud Sidoarjo Tirto Adi, murid lain memiliki peluang untuk diterima di sekolah tersebut.

Yakni, calon siswa yang namanya berada di bawah peserta didik yang terakhir diterima di sekolah itu. Tirto memisalkan SMPN 2 Sidoarjo. Pagunya 215 siswa. Ternyata, ada lima calon siswa yang tidak melakukan daftar ulang.

Yang berhak menggantikan mereka adalah siswa yang mendaftar dengan ranking 216-220. Jika ada di antara mereka yang tidak melakukan daftar ulang, bangku menjadi kosong.

Bangku tersebut tidak boleh diisi peserta ranking di bawahnya lagi. Menurut aturan, bangku kosong itu akan diisi siswa yang mendaftar lewat jalur mitra warga. ''Besok (hari ini, Red) mulai pendaftarannya,'' ucap Tirto.

Pendaftaran dilakukan secara offline di sekolah masing-masing. Ada tiga kategori calon siswa yang bisa mengakses jalur tersebut. Yakni, warga miskin, warga sekitar lembaga pendidikan, serta anak tenaga pendidik dan kependidikan. Pendaftaran berlangsung selama tiga hari. 

Sumber : jpnn.com 

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close