Miris, untuk Biaya Makan Staf di Kantor Lurah Pasar II Minta ke Calon Pengantin


Arie Perdana Putra 2018-06-29 01:02:50 Prabumulih 192 kali

Dedi Saputra saat berada di Kantor Lurah Pasar II

PRABUMULIH, Kabar28.com,- Satria Jaya, Lurah Pasar II, Kecamatan Prabumulih Utara, Kota Prabumulih berdalih uang administrasi pengurusan form surat keterangan nikah akan digunakan untuk makan pegawai di kantor kelurahan tersebut. 

Hal itu diakuinya saat dikonfirmasi awak media, pasca aksi pungli yang dilakukannya gagal. "Biasalah untuk makan anak-anak (pegawai.red) di kantor," katanya, Kamis (28/6/2018).

Ia mengaku, tidak ada aturan atau Undang-Undang (UU) yang mengatur secara jelas mengenai besaran nominal administrasi pengurusan surat keterangan nikah di setiap Kelurahan. 

"Tidak ada, baik itu UU atau Peraturan Wali Kota maupun Perda yang mengharuskan membayar administrasi Rp100 ribu. Itu hanya inisiatif saya saja," katanya kepada awak media sambil tertunduk malu. 

Seperti diberitakan sebelumnya Satria Jaya, Lurah Pasar II, mencoba melakukan Pungli terhadap Dedi Saputra (31) warga Palembang yang juga sebagai calon mempelai pria. 

Saat itu Dedi akan mengurus surat rekomendasi atau From Surat Keterangan Nikah (Model N-1), Surat Keterangan Asal Usul (N-2), Surat Persetujuan Mempelai (N-3) dan Surat Keterangan tentang Orang Tua (N-4).

Namun usai melakukan pengurusan tersebut, dirinya diminta secara paksa uang administrasi sebesar Rp 100 ribu rupiah, namun aksi pungli itu gagal. Setelah Dedi mengancam akan melalorkan aksi percobaan pungli kepada pihak berwajib. (old)

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close