Kisah Distribusi Logistik Pilkada, Hak Warga Seharga Nyawa


Mutiara Safitri 2018-06-28 11:10:31 Nasional 31 kali

Ilustrasi (Foto : istimewa)

Riau, Kabar28.com,- Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Provinsi Riau berlangsung lancar tanpa gangguan berarti. Namun, pernahkah Anda membayangkan, di belakang kesuksesan itu ada pertaruhan nyawa banyak pihak.

Distribusi logistik adalah salah satu simpul pertaruhan keselamatan itu. Memang terlihat mudah, tinggal bawa dengan mobil, dikawal, diantar sampai lokasi, dan pemilih bisa memilih.

Namun, di beberapa daerah tak sesederhana itu. Distribusi logistik pilkada kadang menjadi sulit. Petugas dan polisi pengawal harus berlumur lumpur agar logistik sampai tepat waktu.

Di Dusun II, Desa Alim, Kecamatan Batang Cenaku, Kabupaten Indragiri Hulu, Riau, Aiptu Saparizal dan para petugas mandi lumpur. Jalan menuju dusun ini tak beda dengan sirkuit offroad. Derasnya hujan mengubah jalan menjadi kubangan lumpur. "Lupa saya. Berapa kali mobil terpuruk lumpur," kata Aiptu Saparizal.

Saprizal bercerita bahwa mereka buru-buru turun dari mobil. Semua peralatan dimanfaatkan untuk mengeluarkan mobil dari kubangan. Dongkrak, batu,  bahkan pengganjal agar mobil pengangkut logistik pemilu bisa keluar dari kubangan.

"Lepas dari satu lubang, ternyata masih harus terperosok di lubang lain. Lebih dalam, kadang lebih parah. Ini tak bisa dihindari karena kondisi jalan memang seperti itu. Tak ada pilihan. Ini demi Pilkada, menjamin hak masyarakat," kata Saparizal.

Sumber : liputan6.com 

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close