Tingkatkan Silaturrahmi dan Sinergitas, Richard Cahyadi Gelar Halal Bihalal


Arie Perdana Putra 2018-06-26 12:17:44 Advertorial 1065 kali

Foto Bersama Pj Wali Kota Prabumulih, Richard Cahyadi bersama tamu dalam acara halal bi halal Pemkot Prabumulih, Senin (25/06/2018). (Foto: Humas)

PRABUMULIH, Kabar28.com,- Empat bulan pasca dilantik dan memimpin Kota Prabumulih, H. Richard Cahyadi gelar silaturahmi, sekaligus sosialisasi Asian Games serta menyampaikan ucapan terima kasih terkait akan berakhirnya jabatan Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Alex Noerdin.

Silaturahmi dan halal bi halal dihadiri Kapolres Prabumulih, Komandan Yon Zipur, BNN Kota Prabumulih, para veteran serta FKPPI tersebut berlangsung di Pendopoan Rumah Dinas (Rumdin) Walikota Prabumulih, Senin (25/6/2018).

Dalam sambutannya H Richard Cahyadi menyampaikan salam hormat dari Gubernur Sumsel H Alex Noerdin yang sudah memasuki masa akhir jabatannya. “Walaupun selama dua periode Gubernur tidak pernah menang di wilayah Prabumulih, namun apa yang telah dicapai Sumsel sampai hari ini adalah untuk masyarakat Prabumulih,” ujar Richard.

Richard menambahkan, kecintaan Gubernur terhadap Sumsel memang bukan sekedar isapan jempol belaka dan itu pernah diungkakan oleh Gubernur. “Jika seandainya dirinya masih bisa menjadi Gubernur, jangankan Asian Games, Piala Dunia pun akan dihadirkan di Sumsel pada periode ketiga itu,’’ kata Richard, seraya menirukan apa yang disampaikan Gubernur Sumsel.

Selain itu dengan hadirnya Asian Games, Sumsel akan lebih dikenal bukan hanya di Nasional namun juga di kanca Intenasional. Untuk itu mari berpikir secara jernih, melihat ke depan, mari bersama-sama memilih siapa yang nantinya akan menjadi penerus cita-cita dan pembangunan di Sumsel.

Sementara itu terkait Kota Prabumulih, Richard menyebut. Saat ini Prabumulih merupakan kota dengan peringkat kedua terbesar unutuk kasus penyalahgunaan narkotika. Bahkan Prabumulih juga merupakan nomor dua penyumbang pengangguran di Sumsel.

“Kota Prabumulih bukanlah kota besar dan warganya tidak begitu banyak. Namun, ironisnya merupakan kota nomor dua penyumbang pengangguran terbanyak di Sumsel, hal itu cukup aneh. Apa yang dilakukan pemerintah sebelumnya sementara pengangguran dari tahun ke tahun semakin meningkat,” ujarnya seraya menunjukkan data statistik terkait hal itu

Hal tersebut dikatakan Richard telah menjadi pekerjaan rumah yang besar dan harus dia selesaikan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat Prabumulih.

Belum lagi, ada ribuan Pekerja Harian Lepas (PHL) yang bertahun-tahun ternyata tidak digaji oleh pemkot. “Per 1 Juli mendatang, sekitar 1.205 PHL akan mendapatkan haknya. Saya tidak mau, adalagi PHL yang bekerja di lingkungan pemkot tetapi tidak digaji,” tegasnya.

Richard juga berterima kasih terciptanya koordinasi dan sinergitas yang baik dari TNI, Polri, para pejuang veteran dan FKPPI Kota Prabumulih. Tidak hanya itu, Richard juga mengharapkan masukan dari para pejuang veteran mengenai ide-ide untuk pembangunan dan kemajuan Kota Prabumulih ke depan yang lebih baik lagi. (adv/old)

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close