Indomatrik: Jelang Pencoblosan, Elektabilitas Kandidat Meningkat


Arie Perdana Putra 2018-06-25 20:49:06 Palembang 61 kali

Indomatrik Rilis hasil survey

PALEMBANG, Kabar28.com,- Jelang pencoblosan pemilihan gubernur dan wakil gubernur Sumsel, lembaga survei masih mengeluarkan hasilnya. Seperti lembaga survei Indometrik, yang mengeluarkan hasil survei pemilihan Gubernur (Pilgub) Sumsel dengan hasil trend masing masing Paslon hampir semuanya mengalami peningkatan, mulai dari elektabilitas hingga militansi pemilih, Senin (25/06/2018).

Direktur ekslusif Indomatrik, Deni Yusuf mengatakan, pihaknya melakukan survei terhitung tanggal  5-11 Juni 2018 lalu. Hasilnya terjadi tren peningkatan elektabilitas kandidat pada Pilkada Sumsel seiring mulai sedikitnya massa mengambang.

“Pemilih mengambang makin tipis, semakin mendekati pemilihan, tren kandidat meningkat dan militansi pemilih semakin mengerucut,” ucapnya saat merilis hasil survey di salah satu hotel di Palembang.

Menurutnya, elektablitas tertinggi masih ditempati Dodi-Giri sebesar 35,45 persen, meningkat dari survei periode 29-3 Juni (32,50 persen). Lalu, Herman Deru-Mawardi Yahya sebesar 31,28 persen (sebelumnya 28,48 persen), Ishak Mekki-Yudha Mahyudin 15,55 persen (sebelumnya, 15,08 persen). Sedangkan Aswari-Irwansyah mengalami penurunan sedikit sebesar 6,50 persen (sebelumnya 6,70 persen).

"Massa mengambang sebesar 11,22 persen, menurun dari angka sebelumnya sebesar 17,24 persen. Melihat tren tersebut dua paslon yang unggul bersaing keta, Yakni Dodi-Giri dan Herman Deru-Mawardi Yahya (HD-MY)," jelas dia. 

Menurut Deni, temuan survei juga mengungkap alasan masyarakt memilih kanidat yang elektablitasnya tertinggi. HD-MY dipilih masyarakat karena program kerja dan pengalaman. Hampir 14,75 persen alasan itu diungkapkan pemilih. Visi-misi HD-MY juga menjadi alasan tertinggi sebesar 13,1 persen selain amanah, tegas dan jujur serta alasan lainnya.

"Sementara alasan memilih Dodi-Giri sebaliknya, karena visi-misi sebesar 17,82 persen dan 10,89 persen justru karena program kerja yang dinilai bagus. Sisanya karena pengalaman, cerdas dan tegas serta muda berprestasi,” bebernya.

Sedangkan untuk tingkat militansi pemilih sendiri juga sangat sudah terlihat jelas dengan rata rata Paslon di atas 90 persen. Untuk Paslon Dodi-Giri tingkat militansi pemilih mereka mencapai 97,55 persen, dengan akan berubah sekitar 1,87 persen. Sedangkan pesaingnya Paslon HD-MY militansi pemilihnya diangka 95,27 persen dengan akan berubah sebanyak 3,35 persen.

"Sementara untuk tingkat militansi pemilih Paslon Aswari-Irwansyah mencapai 90,80 persen dengan angka mungkin bisa berubah hingga 7,87 persen, terakhir Paslon Ishak Mekki-Yudha tingkat militansi pemilihnya sebesar 93,45 persen dengan bisa berubah diangka 4,45 persen," tutupnya.

Survei sendiri menggunakan metode multistage random sampling dengan sample 880 responden. Sampling error sebesar 3,5 persen plus minus pada tingkat kepercayan 95 persen. Sedangkan quality control terhadap hasil survei dilakukan secara acak sebesar 20 persen dari total sampel oleh supervisor melalui spotcheck di lapangan. (ard)

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close