Reporter Perempuan Dilecehkan saat Siaran Langsung Piala Dunia di Rusia


Lia Cikita 2018-06-22 21:32:32 Internasional 54 kali

Julieth Gonzalez Theran, reporter olahraga sedang bertugas untuk Deutsche Welle dan melaporkan suasana di kota Saransk, Rusia, menjelang dimulainya pertandingan pembuka Piala Dunia 2018, pada Kamis (14/6/2018). (Foto : istimewa)

Saransk, Kabar28.com, - Seorang reporter perempuan yang bekerja untuk stasiun televisi Jerman mengalami tindakan pelecehan dari seorang pria tak dikenal yang menyentuh dan menciumnya saat sedang melakukan laporan langsung.

Julieth Gonzalez Theran, reporter olahraga sedang bertugas untuk Deutsche Welle dan melaporkan suasana di kota Saransk, Rusia, menjelang dimulainya pertandingan pembuka Piala Dunia 2018, pada Kamis (14/6/2018).

Dalam cuplikan rekaman yang diunggah melalui akun media sosial milik DW Spanyol, @dw_espanol, pada hari yang sama, beberapa saat setelah Julieth memulai laporan langsung, mendadak muncul seorang pria yang mendekatinya.

Pria tersebut langsung memeluk, menyentuh bagian dada reporter perempuan tersebut dan kemudian mencium pipi kiri Julieth.

Sedetik kemudian, pria tersebut sudah melangkah pergi, sementara Julieth tetap melanjutkan laporan langsungnya.

Namun setelah insiden memalukan tersebut, dia mengunggah video saat kejadian dan mengungkapkan kekesalannya.

"Saya berada di sana selama dua jam untuk melakukan persiapan dan tidak ada apa pun yang terjadi. Tapi saat kami mulai siaran langsung pria itu mengambil kesempatan."

"Dia mendekati saya, mencium saya dan menyentuh dada saya. Saya melanjutkan pekerjaan saya dan setelahnya saya mencoba mencarinya namun pria itu sudah pergi," tulis Julieth di akun Instagramnya.

"Kami tidak pantas mendapat perlakuan seperti ini. Kami bekerja dengan profesional. Saya berbagi kebahagiaan sepak bola, tapi kita harus bisa membedakan batasan kasih sayang dengan pelecehan," tambah jurnalis berkewarganegaraan Kolombia itu.

Selama beberapa hari, insiden tersebut berlalu dan pria pelaku pelecehan saat laporan langsung itu muncul untuk menyampaikan permintaan maaf.

Melansir dari Deutsche Welle, pria Rusia yang mengaku bernama Ruslan, melakukan kontak melalui Skype dengan Julieth.

Dia mengaku melakukan hal tersebut karena bertaruh dengan teman-temannya jika dirinya berani mencium seorang reporter saat sedang siaran langsung.

Dia juga mengaku tidak bermaksud untuk menyentuh dada Julieth, melainkan hanya mencoba memegang pundaknya.

"Saya pikir saya meletakkan tangan saya di pundaknya. Namun sepertinya saya salah. Saya tidak akan percaya sebelum menyaksikan sendiri rekamnnya," kaya Ruslan dikutip DW.

Julieth setuju untuk memaafkan pria tersebut dan memilih mengakhiri kasus ini agar dapat kembali fokus pada pekerjaannya.

"Saya menolak menjadi korban, saya hanya ingin melanjutkan pekerjaan saya. Saya hanya ingin mengakhiri kasus ini," kata Julieth.

Sumber : kompas.com

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close