Jangan Terkecoh, Simak Perbedaan Bawang Bombai Mini dan Bawang Merah


Mutiara Safitri 2018-06-22 15:15:11 Ekonomi 66 kali

Bawang Merah (Foto : istimewa)

Jakarta, Kabar28.com,- Masuknya bawang bombai mini yang dijual sebagai bawang merah tentunya meresahkan masyarakat. Oleh karena itu, Kementerian Pertanian mengimbau masyarakat untuk berhati-hati ketika membeli bawang merah agar tidak salah membeli bawang bombai mini.

Dirjen Hortikultura Suwandi juga mengimbau agar masyarakat yang menemukan adanya bawang bombai mini yang dijual sebagai bawang merah untuk melapor kepada pihak yang berwenang.

"Konsumen hati-hati beli produk jangan tertipu. Terus kalau ketahuan ada yang jual bawang bombai mini jadi bawang merah itu di laporin saja," kata dia di Kantor Kementerian Pertanian, Jakarta, Jumat (22/6/2018).

Suwandi pun memberikan penjelasan tentang perbedaan antara bawang merah dengan bawang bombai mini. Adapun bawang bombai mini adalah bawang bombai berukuran diameter kurang dari lima centimeter. Sesuai dengan Kepmentan 105/2017 impor bawang bombai mini tersebut telah dilarang, karena secara morfologis bentuknya menyerupai bawang merah lokal sehingga berpotensi mengelabui konsumen dan merugikan petani lokal.

"Itu ada ciri-cirinya, bombai mini itu enggak ada siungnya, jadi satu bulatan isinya lapis-lapis saja gitu, kalau bawang merah itu ada siungnya, ada dua ada tiga," jelas dia.

Bawang bombai mini ini memiliki rasa yang berbeda dengan bawang merah, sehingga harganya pun jauh berbeda dari bawang merah. Jika konsumen berniat membeli bawang merah namun tertipu dengan bawang bombai mini yang ada di pasar tentunya sangat merugikan.

Selisih harga antara bawang merah dengan bawang bombai mini mencapai Rp10.000 dimana harga bawang merah lebih mahal.

Bawang bombai mini sampai di Indonesia seharga Rp2.000 per kilogram, sehingga apabila dijual di pasar harganya mencapai Rp6.000. Sedangkan harga bawang merah kurang lebih Rp17.000 hingga Rp20.000 per kilogram.

"Ruginya ya bawang bombai mini itu dijual jadi bawang merah, padahal harga bawang bombai lebih murah dari itu harusnya, terus rasanya juga beda," tutur dia.

Sekadar informasi, Kementerian Pertanian melakukan blacklist (memasukkan dalam daftar hitam) atas lima perusahaan yang diduga memasukkan bawang bombai tidak sesuai ketentuan. Selain lima perusahaan tersebut pihak Kementerian Pertanian masih mengawasi lima perusahaan lain yang juga diduga melakukan impor bawang bombai mini.

Perusahaan yang mayoritas berasal dari Jakarta tersebut mengimpor bawang bombai mini kemudian dijual sebagai bawang merah dengan harga jauh lebih murah. Akibatnya harga bawang merah lokal anjlok drastis.

Pihak Kementerian Pertanian mensinyalir bawang bombai mini masuk melalui pintu pelabuhan Tanjung Perak dan Belawan. Mayoritas bawang bombai mini diimpor dari India. Modusnya dengan menyelipkan karung-karung berisi bombai mini di kontainer sisi dalam sehingga menyulitkan pemeriksaan petugas.

Sumber : okezone.com 

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close