KPK Ingatkan Penyelenggara Negara yang Terima Gratifikasi Lebaran Wajib Lapor


Mutiara Safitri 2018-06-20 11:47:33 Nasional 42 kali

Saut Situmorang (Foto : istimewa)

Jakarta, Kabar28.com,- Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Saut Situmorang mengimbau penyelenggara negara yang terpaksa menerima atau mendapatkan gratifikasi Lebaran dalam bentuk apa pun, segera melapor.

Dikatakan Saut, para penyelenggara negara wajib melaporkan gratifikasi ‎tersebut dalam kurun waktu 30 hari masa kerja. Apabila dalam kurun waktu yang sudah ditentukan itu penerima gratifikasi tidak melapor ke KPK, maka ada sanksi yang akan diberikan.

"Sebagai pertanggungjawaban publik, maka semua bentuk gratifikasi sebaiknya dilaporkan paling lama 30 hari setelah diterima. Setelah itu akan ditolak oleh KPK dan menjadi urusan pribadi dengan instansi pelapor," kata Saut.

Sebagaimana dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), penerimaan gratifikasi oleh pegawai negeri sipil (PNS) yang berhubungan dengan jabatan dan berlawanan dengan kewajiban atau tugasnya adalah dilarang, dan memiliki risiko sanksi pidana.

Apabila pegawai negeri atau penyelenggara negara dalam keadaan tertentu terpaksa menerima gratifikasi, maka wajib melaporkan kepada KPK dalam waktu 30 hari masa kerja sejak tanggal penerimaan gratifikasi‎.

"Karena memang sesuai UU, maka KPK tidak mengurus gratifikasi yang diterima setelah 30 hari baru kemudian dilaporkan. Hal ini Agar menjadi perhatian semua pejabat publik atau penyelenggara negara," terangnya.

Saut menjelaskan, bentuk gratifikasi yang seharusnya tidak boleh diterima dan wajib dilaporkan ke KPK yakni berupa parsel, uang, maupun fasilitas dan bentuk pemberian lainnya dari rekanan atau pengusaha yang berhubungan dengan jabatan atau berlawanan dengan tugasnya‎.

Namun, Saut mengaku belum tahu apakah sudah ada penyelenggara negara yang‎ melaporkan gratifikasi lebaran ke KPK. "Saya harus cek dulu (apakah ada yang melapor), sebab siapa tahu sudah ada yang ke KPK dalam waktu beberapa hari belakangan ini," pungkasnya.

Sebelumnya, KPK telah menyiarkan surat imbauan kepada seluruh penyelenggara negara agar menolak gratifikasi dalam bentuk apapun pada Hari Raya Idul Fitri. Pasalnya, pada hari perayaan Idul Fitri‎, banyak pengusaha ataupun rekanan yang mengirimkan gratifikasi kepada penyelenggara negara.

Sumber : okezone.com 

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close