Sengketa Politik Imigrasi Jerman Jadi Perhatian Donald Trump


Lia Cikita 2018-06-19 19:45:47 Internasional 84 kali

Presiden AS Donald Trump menanggapi sengketa politik di Jerman antara partai pemerintah CDU pimpinan kanselir Angela Merkel dan CSU pimpinan Mendagri Horst Seehofer. (Foto : istimewa)

Washington, Kabar28.com,  - Presiden AS Donald Trump menanggapi sengketa politik di Jerman antara partai pemerintah CDU pimpinan kanselir Angela Merkel dan CSU pimpinan Mendagri Horst Seehofer. Trump menyebut Jerman hadapi "kebuntuan".

Presiden AS Donald Trump hari Senin (18/06) menanggapi krisis pemerintahan Jerman soal politik suaka dan kebijakan imigrasi, setelah kedua partai pemerintah CDU dan CSU saling serang. Trump mengatakan, para pemimpin Jerman kini kehilangan dukungan publik atas masalah imigrasi.

Kanselir Jerman Angela Merkel (CDU) bersikeras ingin mencapai solusi melalui kesepakatan negara-negara Uni Eropa, sementara Menteri Dalam Negeri Horst Seehofer (CDU) menuntut agar Jerman segera menerapkan kebijakan sendiri untuk melakukan pengawasan terhadap suaka dan pengungsi di perbatasan Jerman.

Seehofer dan partainya CSU menyatakan, jika dalam dua minggu Kanselir Merkel tidak berhasil mencapai kesepakatan dengan para pemimpin Eropa untuk kebijakan bersama soal suaka, maka Kementerian Dalam Negeri akan mengambil inisiatif sendiri dengan mengelaurkan peraturan Menteri.

Merkel Senin kemarin (18/06) menegaskan, kebijakan pemerintahan berada di bawah haluannya, dan tidak ada yang bisa melakukan kebijakan sendiri tanpa persetujuannya.

Donald Trump lewat Twitter mengatakan kepada para pendukungnya, publik Jerman sekarang sudah berbalik melawan pemimpin mereka dan politik imigrasi sudah mengguncang koalisi pemerintahan di Berlin.

Presiden AS kemudian menyatakan, sejak adanya arus pengungsi "kriminalitas di Jerman sudah naik". Dia menambahkan, telah terjadi "kesalahan besar yang dilakukan di seluruh Eropa dengan mengizinkan jutaan orang" datang dan mengubah budaya Eropa.

Trump memperingatkan pendukungnya: "Kami tidak ingin apa yang terjadi dengan imigrasi di Eropa juga terjadi di sini!"

Komentar Trump tidak didukung data. Menurut statistik terbaru Jerman, kriminalitas kini mencapai angka terendah sejak 25 tahun terakhir. Jumlah kejahatan tahun 2017 turun hampir 10 persen dibanding tahun sebelumnya. Sedangkan pada kejahatan dengan pelaku berlatar belakang migran, terjadi penurunan lebih 20 persen.

Lebih dari 1,6 juta orang mencari suaka di Jerman sejak 2014. Sebagian besar dari mereka, melarikan diri dari konflik di Suriah, Irak dan Afghanistan, dan tiba di Jerman pada puncak krisis migran 2015. Pada akhir tahun 2017, tercatat ada sekitar 360 ribu permohonan suaka yang sedang diproses di pengadilan Jerman.

Rolf Mützenich, pakar urusan luar negeri dari partai SPD mengatakan kepada DW: "Seperti sebelumnya Dubes Amerika di Berlin, Trump mencoba mempengaruhi debat politik dalam negeri dan mendukung kubu konservatif kanan dan elemen populis di Jerman."

Sumber : detiknews.com

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close