Diduga Dukung Incumbent, Sejumlah Pejabat dan Ketua Panwaslu OKI Dilaporkan ke Bawaslu Provinsi dan DKPP


Arie Perdana Putra 2018-06-15 12:54:36 Politik 430 kali

KAYU AGUNG, Kabar28.com,- Tim kuasa hukum pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati OKI nomor urut 3, H. Azhari Efendi-H Qomarus Zaman, yang terdiri dari Hendra Jaya, A Wili Marfi, Deby Y dan Ferlian Happy Saputra, telah melaporkan Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten OKI ke Bawaslu Provinsi Sumsel pada Rabu (13/6/2018) lalu, dan Bawaslu Pusat serta DKPP RI pada Kamis (14/6/2018) kemarin, atas dugaan keberpihakan pada pasangan calon Incumbent. Yang diduga dilakukan sejumlah oknum pejabat di Pemkab Ogan Komering Ilir (OKI), nampak jelas dari foto yang beredar luas di media sosial.

Sejumlah pejabat yang dimaksud diantaranya Kabag Pemerintahan Setda OKI, Hendri, Kepala Dinas Transmigrasi OKI, Thohiryanto, Kadin Pemuda dan Olah Raga OKI, Dahlan Usman dan Staf Ahli Bupati OKI, Fachrurrozi.

Kuasa hukum paslon nomor urut 3, Hendra Jaya mengatakan, Ketua Panwaslu OKI Muhammad Fahrudin diduga tidak netral dan berpihak kepada salah satu calon, serta keterlibatan beberapa oknum ASN yang secara vulgar mendukung paslon incumbent.

"Sebagai kuasa hukum dari Bapak H Azhari Efendi dan H Qomarus Zaman, kami telah melaporkan Ketua Panwaslu Kabupaten OKI ke Bawaslu Provinsi atas dugaan ketidaknetralan Ketua Panwaslu OKI pada pilkada OKI 2018-2023," katanya.

Diungkapkannya, Ketua Panwaslu OKI pernah main ke rumah paslon nomor urut 1, dan pada 8 juni  2018 juga Ketua Panwaslu menelpon paslon incumbent tetapi salah telepon.

"Beliau (Ketua Panwaslu OKI) menelpon ke Ketua tim paslon nomor urut 3, untuk meminta THR  dan menyatakan bahwa ia telah menemui pasangannya yaitu calon wakil bupati OKI nomor urut 1," bebernya.

Lanjut Hendra, ini sudah tidak sesuai dengan kode etik dan ada pelanggaran kode etik, ASN dan Panwaslu seharusnya bertindak netral dan tidak berpihak ke mana pun sesuai dengan perundang- undangan pilkada.

"Laporan kami telah diterima oleh Bawaslu Provinsi Sumsel, pak Fajri pada Rabu kemarin dan juga telah kami laporkan ke Bawaslu Pusat serta DKPP RI pada hari Kamis (14/6/2018)," ujarnya.

Namun sayang, saat awak media mencoba mengkonfirmasi kepada Plt Bupati OKI HM Rifa'i, terkait laporan kami atas dugaan ketidaknetralan oknum pejabat dan Panwaslu OKI tersebut, melalui sambungan selular pribadinya tak ada jawaban. (app)

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close