Premium Masih Langka di SPBU Kawasan Soloraya


Lia Cikita 2018-06-08 21:45:10 Nasional 57 kali

Ilustrasi (Foto : istimewa)

Karanganyar, Kabar28.com,  - Kebijakan Pemerintah menyangkut dipasoknya kembali Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Premium, ternyata belum direspons oleh pihak PT Pertamina (Persero). Di regional Jateng dan DIY, terutama wilayah Karanganyar dan Sukoharjo, pantauan Okezone, belum ada SPBU yang kembali menjual BBM jenis Premium.

Bahkan SPBU nomer 44 577 01 yang dikelola oleh Pertamina di daerah Papahan, Tasikmadu, Karanganyar, sendiri pun tidak menjual BBM jenis Premium.

Salah satu karyawan SPBU yang dikelola Pertamina ini, Ayu, saat ditanya mengaku bila dirinya memang sudah mendengar adanya kebijakan pemerintah soal BBM jenis Premium untuk kembali diadakan. Namun, dirinya tak tahu kapan SPBU tempatnya bekerja ini kembali menjual BBM jenis Premium.

"Belum menjual, tidak tahu kapan menjual (premium) lagi. Yang pasti sudah lama tidak menjual lagi," papar Ayu pada ,Jumat (8/6/2018).

Senada, karyawan SPBU di wilayah Sapen, Mojolaban, Sukoharjo, yang mengaku bernama Antok ini pun mengatakan bila SPBU tempatnya sudah lama tidak menjual BBM jenis Premium.

"Sudah lama banget tidak jual premium. Padahal pesan premium juga di depo. Tapi katanya sudah tidak jual lagi," ungkapnya.

Menyikapi sikap Pertamina yang belum juga menjual premium meskipun pemerintah merevisi Peraturan Presiden nomer 191 tahun 2014 tentang Penyediaan, Pendistribusian Dan Harga Jual Eceran Bahan Bakar Minyak (BBM), sangat disesalkan pengamat sosial Rony Wiyanto.

Menurut Rony, tidak segera direalisasikan aturan pemerintah soal BBM jenis Premium terutama di wilayah Soloraya oleh Pertamina ini, menunjukan ketidakpatuhan perusahaan pengelola minyak terhadap kebijakan pemerintah.

"Kebutuhan premium itu sangat dibutuhkan oleh masyarakat.Yang disesali itu setelah ada kebijakan itu seharusnya pihak Pertamina seharusnya sudah mewujudkan (premium), sehingga secepatnya Pertamina kembali menghadirkan premium sesuai dengan instruksi pemerintah. Dari pada nanti timbul gejolak di masyarakat," ujar Rony.

Rony meminta pihak Pertamina untuk tidak mencoba menyembunyikan premium. Apalagi instruksi untuk kembali menghadirkan premium sudah dikeluarkan pemerintah. Dan, bertepatan semakin dekat dengan perayaan Idul Fitri. "Percuma ada Pertamina bila tidak segera mewujudkan premium seperti yang sudah diperintahkan oleh Pemerintah," pungkasnya.

Sumber : okezone.com

 

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close