Diduga Minta THR ke SKPD dan Tak Profesional, Kejari OI Didemo


Arie Perdana Putra 2018-06-08 10:49:09 Ogan Ilir 457 kali

Massa GPAB saat melakukan aksi. (app)

INDRALAYA, Kabar28.com,- DPD Generasi Penggerak Anak Bangsa (GPAB) Sumatera Selatan, melakukan demonstrasi di depan gedung Kejaksaan Negeri (Kejari) Ogan Ilir (OI).

Aksi tersebut dilakukan karena GPAB resah dengan ulah oknum pegawai Kejari OI, yang mondar-mandir menyambangi beberapa SKPD di lingkungan Pemkab OI, yang diduga meminta "THR" dari beberapa SKPD tersebut.

Dalam orasinya perwakilan dari GPAB, H. Afdal Hasan menyayangkan ulah "nakal" yang dilakukan oknum pegawai Kejari OI. Menurut Afdal, kalaupun kunjungan oknum pegawai Kejari ke SKPD untuk melakukan penyidikan kasus, itu caranya juga salah.

"Seharusnya kalau mau melakukan penyidikan Kejari memanggil SKPD tersebut, bukan malah datang ke SKPD. Kalau pegawai Kejari datang ke SKPD itu timbul persepsi di masyarakat bahwa Kejari OI datang untuk meminta THR, lebih baik tidak ada Kejari daripada seperti ini," kata Afdal.

Tak hanya melakukan aksi, GPAB juga mendesak Kejari OI mengklarifikasi kunjungan pegawainya ke SKPD, dan mendesak Kasi Pidsus Kejari OI diganti.

GPAB juga menilai Kejari OI tak profesional, dan meminta Kejari OI dapat segera memproses segala laporan masyarakat terkait kasus-kasus hukum serta pembangunan di Ogan Ilir. Massa juga berencana untuk melaporkan kinerja Kejari OI ke Kejagung RI.

Menanggapi hal tersebut, Kasi Intel Kejari OI, Imam mengatakan, pihaknya sudah merespon beberapa laporan masyarakat, salah satunya terkait kasus di Disnakertrans OI.

Terkait dengan adanya oknum pegawai Kejari OI yang datang ke SKPD, setelah dikroscek kepada yang bersangkutan, kedatangan pegawai Kejari tersebut dalam upaya melakukan penyidikan kasus," katanya. (app)

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close