Menko Luhut: Presiden Minta Ada Penerbangan di Bandara Kertajati Bulan Ini


Mutiara Safitri 2018-06-07 14:57:27 Ekonomi 65 kali

Luhut Binsar Pandjaitan (Foto : istimewa)

Jakarta, Kabar28.com,-  Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan menghadiri rapat kerja dengan Badan Anggaran (Banggar) DPR-RI. Raker kali ini adalah membahas Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Lembaga (RKAKL) tahun anggaran 2019.

Dalam raker tersebut, Luhut memamerkan Bandara Internasional Kertajati di Majalengka. Seperti diketahui belum lama ini, Presiden Joko Widodo melakukan pendaratan pertama di Bandara Kertajati.

Dalam paparannya, Menko Luhut memastikan jika Bandara Internasional Kertajati sudah bisa digunakan untuk haji pada tahun ini. Artinya bulan Agustus 2018, Bandara Kertajati sudah mulai bisa melayani penerbangan.

Bahkan berdasarkan situs jual beli tiket online, mulai tanggal 8 Juni 2018 sudah ada penerbangan yang menuju ke Bandara Kertajati. Adalah pesawat Citilink yang melayani penerbangan dari Bandara Juanda, Surabaya.

"Presiden sudah minta bulan ini ada penerbangan ke sana (Kertajati)," ujarnya di ruang rapat Badan Anggaran Gedung DPR-RI, Jakarta, Kamis (7/6/2018).

Luhut menceritakan, Kertajati ini menjadi satu bandara internasional di Indonesia yang dikerjakan dengan profesional. Dari sisi pendanaan misalnya, Bandara Kertajati menggunakan skema pembiayaan yang cukup profesional tanpa menggunakan APBN ataupun APBD sedikit pun.

Skema pembiayaan sendiri sama persis dengan skema pembiayaan LRT. Adalah dengan skema pembiayaan Penyertaan Modal Negara (PMN) dan pinjaman bank tentunya dengan bunga yang murah.

"Belajar dari pengalaman LRT, pola itu yang kami gunakan ke Kertajati. Mengenai struktur pendanaan tidak masalah," ucapnya.

Dari sisi pembangunan pun menurutnya Bandara ini menjadi yang terbaik. Pada terminal misalnya, pembangunan tersebut 100% menggunakan designer dalam negeri dan perusahaan lokal, namun kualitasnya tak kalah dengan terminal di Bandara negara lain.

"Ini pekerjaan yag terbaik sangat efisien. Uniknya mengerjakan orang Indonesia, yang mengerjakan perusahaan Indonesia dan kualitasnya bagus saya kira," ucap Luhut.

"Runway sepanjang 2.500 meter tidak masalah, pembangunan runway 3.000 meter akhir November atau awal Desember," imbuhnya.

Sumber : okezone.com

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close