Tamping Merupakan Sumber Masalah


Arie Perdana Putra 2018-06-06 19:30:41 Hukum 59 kali

Pemusnahan sabu

PALEMBANG, Kabar28.com,- Kepala BNNP Sumatera Selatan, Brigjen Pol Jhon Turman P menyarankan kepada Kemenkumham untuk tidak memperkerjakan Tamping di dalam Lembaga Pemasyarakatan. Ini dikarenakan, jabatan setingkat lebih tinggi dibandingkan nara pidana lainnya, mempunyai wewenang leluasa mengatur keluar masuk tamu, barang elektronik dan pengendalian narkotika dari dalam dan luar Lapas.

"Baiknya Tamping itu ditiadakan atau tidak diperkerjakan lagi, sebab inilah sumber masalah sehingga pengendalian narkotika dapat dilakukan dalam lapas. Pada Lapas Muara Beliti terdapat tiga pendamping, yang mengisi tiga kamar, maksudnya masing-masing satu kamar. Tentu ini sangat memudahkan komunikasi dan pengedaran barang haram tersebut dalam lapas," ungkap Kepala BNNP Sumatera Selatan, Brigjen Pol Jhon Turman sedikit kesal.

Menindaklanjuti leluasanya peredaran dan pengendalian narkotika dari dalam Lapas, orang nomor satu di Kantor BNNP Sumsel ini menyerahkan sepenuhnya wewenang tersebut ke Kemenkumham.

"Untuk adanya keterlibatan orang dalam (sipir_red) atau tidak, itu wewenang Kepala Depkumham untuk melakukan evaluasi intern anggotanya. Termasuk juga melakukan razia dadakan napi dalam Lembaga Pemasyarakatan," tandasnya usai memimpin pemusnahan barang bukti narkoba sebanyak tiga kilogram shabu dan 5 ribu butir pil ekstasi pada Selasa lalu. (ard)

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close