3 Kg Shabu dan 5 Ribu Butir Ekstasi Asal Batam 'Dijus'


Arie Perdana Putra 2018-06-06 19:23:53 Hukum 89 kali

Pemusnahan sabu

PALEMBANG, Kabar28.com,- Hasil ungkap kasus narkotika pada Selasa (8/5/2018) lalu, yang mengeret nama Iskandar, Heni Restiawati, Peri Heryanto, Subhan dan David Haryono dengan barang bukti lima kilogram shabu dan 5 Ribu butir pil ekstasi warna hijau, kini barang bukti tersebut 'dijus' dihadapan Kepala Bea Cukai, Perwakilan dari Pengadilan Negeri, Kejaksaan, kuasa hukum tersangka, di Lobby kantor BNNP Sumatera Selatan, Rabu (06/06/2018) pukul 10.00 WIB.

"Janji saya terdahulu, bahwasanya akan menangkap pelaku pengendali narkotika dalam lapas sudah terpenuhi. Terbukti dengan tertangkapnya tersangka David Haryono alias Ono di Lapas Muara Beliti. Sebelumnya enam tersangka berhasil diringkus, termasuk dua diantaranya Hendra Wijaya dan M Yusuf ditembak mati. Untuk menghindari penyalahgunaan barang bukti hasil ungkap kasus ini, kita musnahkan dengan memblender shabu dan butiran pil ekstasi itu. Setelah larut, kita campur dengan larutan detergen dan kita buang di sofsitank (wc_red)," urai Kepala BNNP Sumatera Selatan, Kepala BNNP Sumatera Selatan, Brigjen Pol Drs Jhon Turman P kepada awak media.

Mengenai sangsi hukum tersangka, Jhon  berharap agar tersangka David Haryono alias Ono dihukum mati.

"Harapan saya dia di hukum mati saja. Karena bukan hanya kali ini tapi sudah dua kali terlibat kasus yang sama. Apalagi dia berprofesi Tamping Lapas Muara Beliti, pengendali utama barang haram ini. Betapa tidak, peluangnya sangat besar dalam pengendalian ini karena merupakan kaki tangan sipir," ungkapnya.

Mengenai adanya keterlibatan sipir dalam bisnis narkotika dalam lapas ini, Jhon enggan berkomentar.

"Yang pasti masih terus pengembangan kami. Kini kami masih menyelidiki tindak pidana pencucian uang tersangka Ono, termasuk aset-aset yang dimilikinya di Muara Beliti, Mura. Tak hanya itu, kami juga akan selidiki pembangunan gapura lapas, karena tersangka Ono diberikan hak lebih dari napi lainnya untuk membeli besi dan barang bangunan lainnya di luar," bebernya. (ard)

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close