Ganti Rugi Korban First Travel, Kemenag Prioritaskan Warga Miskin


Lia Cikita 2018-06-04 16:13:52 Nasional 59 kali

Menteri Agama saat di DPR (Foto : istimewa)

Jakarta, Kabar28.com, - Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengaku akan meprioritaskan pergantian kerugian bagi korban yang miskin terkait kasus penipuan agen umrah first travel. Rencana tersebut diungkapkan Lukman saat rapat kerja bersama dengan Komisi VIII di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Senin, (4/6/2018).

"Kami sudah minta melalui MA tentu yang membawahi para hakim-hakim itu agar para hakim juga bisa memprioritaskan ketika nanti memberikan putusan, diprioritaskan untuk menalangi korban-korban yang miskin," kata Lukman.

Sebab kata Lukman, para korban yang tertipu tidak semuanya memiliki biaya untuk umrah, ada yang diantara mereka sudah menabung puluhan tahun untuk bisa berangkat umrah. Karena itu katanya mereka harus mendapat prioritas.

"Karena diantara korban itu beragam ada korban berada ada yang memang mereka sudah menabung puluhan tahun, mohon maaf ada yang tukang becak atau buruh kasar, maka prioritas harus. Nah kami memiliki data korban-korban itu," tuturnya.

Lebih jauh Ia mengatakan, saat ini pihaknya tengah menunggu putusan hukum yang tetap (inkrah). Dengan begitu pihaknya dapat menghitung seberapa besar total aset yang dimiliki untuk dibagi kepada para korban.

"Sejauh ini kami harus menunggu putusan hukum karena sekarang belum inkarah masih ada upaya hukum yang diajukan pihak first travel mereka banding, tapi apapun nanti ketika sudah berkekuatan hukum tetap maka disitu akan diketahui berapa aset yang dimiliki dari first travel, abu tour atau siapapun," tuturnya.

Sebelumnya bos First Travel, Andika Surachman dan Annisa Hasibuan, divonis 20 tahun dan 18 tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Depok. Namun Andika menolak putusan yang dijatuhkan majelis hakim. "Saya menolak, banding," jawab Andika.

Usai menyatakan sikap, kedua bos First Travel itu dibawa ke luar ruang persidangan dan dimasukkan ke sel tunggu PN Depok.

Sebagaimana diberitakan, setelah menjalani rangkaian persidangan yang cukup panjang, sidang First Travel akhirnya memasuki babak akhir. Majelis hakim PN Depok memvonis Direktur First Travel Andika Surachman dan Anniesa Hasibuan dengan hukuman selama 20 tahun serta 18 tahun dengan denda Rp10 miliar subsider 1 tahun 8 bulan.

Sumber : okezone.com

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close