Tersandung Kasus Tanah, Penjual dan Pembeli Dibui


Arie Perdana Putra 2018-06-03 22:49:26 Hukum 79 kali

PALEMBANG, Kabar28.com,- Tersandung kasus tanah di Jalan Demang Lebar Daun, Kelurahan Lorok Pakjo, Kecamatan Ilir Barat I, Palembang, pembeli dan penjualnya yakni Zailani (55) dan Sarinah (60) terpaksa mendekam di sel tahanan Polresta Palembang, Minggu (3/6/2018).

Saat diwawancarai Zailani mengaku, dirinya tidak tahu persis apa salahnya sehingga dibawa ke kantor polisi. Terkait tanah yang ia beli di depan rumahnya, dia mengaku telah memenangkan Sidang Perdatanya.

"Saya tidak tahu salah saya apa sampai dibawa ke sini. Katanya, saya memberikan keterangan palsu di depan pejabat. Namun, saya sendiri tidak mengerti perkataan atau ungkapan apa yang dimaksud," ujarnya.

Dikatakan Zailani, dirinya mengaku kalau proses kepemilikan tanah seluas 2.400M2 (60 m x 40 m) yang berlokasi di sebelah rumahnya, telah dibeli melalui Sarinah.

"Saya beli tanah tersebut dari Sarinah tahun 1973, sementara Sarinah membelinya dari Yusuf dan orangnya masih hidup. Kami sempat dikonfrontir waktu sidang perdata, kami pun memenangkannya, surat kami pun dinyatakan asli oleh pengadilan. Meskipun demikian, tanah tersebut harus dikosongkan. Karena saya tahu yang mengkomplain ialah Hj Nora, jadi tidak terlalu saya hiraukan. Sementara dia menjadikannya cafe dan jual beli mobil," tandasnya.

Sementara Kuasa Hukum Hj Nora, Redho Junaidi mengatakan, semestinya tersangka langsung dimasukkan ke rumah tahanan, karena jelas menghambat proses penyelidikan yang selalu mengulur waktu. Apalagi beliau mangkir saat pelimpahan kasus kedua, status dia DPO kepolisian. "Rencana Senin (4/6/2018) pelimpahan tahap kedua dari Polresta ke kejaksaan," jelasnya. (ard)

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close