2019 Tol Kapal Betung Selesai, Segini Panjangnya


Arie Perdana Putra 2018-05-31 21:34:23 Palembang 110 kali

PALEMBANG, Kabar28.com,- Kepala Divisi 6 PT. Waskita, Gunadi Soekardjo mengatakan, tol Kapal Betung akan menghubungkan Kayu Agung, Palembang dan Betung dengan pajang total 111,69 KM.

"Terbagi dalam 3 seksi, seksi 1 dari Kayu Agung ke Palembang dengan Panjang 33,5 KM, seksi 2 dari Palembang ke Musi Landas Panjang 33,9 KM dan seksi 3 dari Musi Landas ke Betung panjang 44,69 KM," katanya saat buka puasa bersama dengan pegawai dan wartawan, Kamis (31/5/2018).

Konstruksi jalan tol tersebut, sambungnya, mulai dilaksanakan pada Juni 2016 dan dijadwalkan selesai pada Juni 2019 dari Kayu Agung (STA.0+000) - Tol Palindra (ST A. 40+000) yang merupakan Fasel atau Fase Prioritas, STA 40 dan seterusnya akan diselesaikan setelah Fase 1 beroperasi.

"Struktur tanah di lokasi pembangunan jalan tol ini 80 persen berupa tanah rawa (tanah lunak) dan gambut yang selalu tergenang air hampir sepanjang tahun, sehingga memerlukan penanganan dengan metoda khusus untuk mencegah terjadinya kerusakan-kerusakan pada saat operasional," ujarnya.

Lanjutnya, metoda khusus penanganan tanah lunak yang telah digunakan antara lain vacuum consolidation, soil preloading, pile slab dan soil replacement. Untuk membangun jalan tol di kondisi tanah seperti ini, memerlukan waktu pelaksanaan yang lebih lama dibandingkan konstruksi jalan tol di tanah yang keras.

"Jalan tol ini termasuk Proyek Strategis Nasional Trans Sumatra yang akan terhubung dengan ruas dari Bakauheni-Terbanggi Besar-Terbanggi Besar-Pematang Panggang dan Pematang Panggang-Kayu Agung, sehingga nantinya waktu tempuh dari Bakauheni ke Betung hanya sepertiga dari waktu tempuh saat ini," tandasnya.

Masih katanya, Kayu Agung-Palembang awalnya ditempuh dalam waktu 2,5 jam, maka nantinya pengendara hanya membutuhkan waktu 45 menit. Selain mengurangi waktu tempuh terhadap jarak yang ada, pembangunan jalan tol ini juga diharapkan dapat mengurangi biaya operasional pengiriman barang kebutuhan pokok maupun subtitusi

"Sehingga dapat meningkatkan perekonomian di sekitar lokasi yang dilalui (sebagian besar jalur tol melalui lokasi yang masih sepi), dan diharapkan dapat mempercepat proses perkembangan serta pemekaran wilayah dengan adanya jalur transportasi antar kota dan wilayah yang cepat lebih mudah," pungkasnya. (ant)

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close