RI Galang Bantuan Kemanusiaan Untuk Korban Bentrokan di Jalur Gaza


Lia Cikita 2018-05-31 17:12:59 Nasional 47 kali

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengungkapkan bahwa pemerintah tengah menggalang bantuan kemanusiaan bagi pengungsi warga Palestina korban bentrokan di sepanjang Jalur Gaza (Foto : istimewa)

Jakarta, Kabar28.com, - Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengungkapkan bahwa pemerintah tengah menggalang bantuan kemanusiaan bagi pengungsi warga Palestina korban bentrokan di sepanjang Jalur Gaza yang dekat dengan perbatasan Israel pada Senin (14/5/2018) lalu.

Penggalangan dana tersebut dilakukan pemerintah bersama sejumlah organisasi kemanusiaan di Indonesia.

"Saat ini Kemenlu bersama organisasi kemanusiaan Indonesia sedang menggalang bantuan untuk Palestina terutama untuk Gaza," ujar Retno dalam Rapat Kerja dengan Komisi I DPR, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (31/5/2018).

Bentrokan bermula dari aksi protes warga Palestina dalam memperingati Hari Tanah Palestina, yakni insiden yang menewaskan enam demonstran Arab tak bersenjata yang menentang Israel pada 1976.

Aksi tersebut juga bertepatan dengan pembukaan Kedutaan Besar Amerika Serikat di Yerusalem.

Ribuan warga Gaza, termasuk perempuan dan anak-anak berkumpul untuk mengikuti aksi unjuk rasa.

Namun jumlah massa peserta aksi yang sangat banyak membuat rentan terjadi bentrokan antara warga dan aparat keamanan Israel.

Setidaknya sudah 12 warga Palestina dilaporkan meninggal.

Retno menegaskan bahwa Pemerintah Indonesia akan terus mendukung perjuangan rakyat Palestina dalam memperoleh kemerdekaannya.

Ia pun menyatakan sikap pemerintah yang mengecam pemindahan Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) dari Tel Aviv ke Yerusalem pada Senin (14/5/2018) lalu.

"Pemerintah dan rakyat Indonesia akan terus bersama dengan rakyat Palestina dalam memperjuangkan kemerdekaan dan hak-haknya," kata Retno.

Dilansir dari AFP, organisasi kemanusiaan Bulan Sabit Merah Palestina melaporkan sebanyak 355 orang terluka akibat terkena tembakan, sementara Kementerian Kesehatan di Jalur Gaza menyebut setidaknya sudah 12 orang tewas.

Para korban tewas beragam mulai dari remaja hingga orang dewasa. Di antaranya adalah Ahmed Ouda yang berusia 16 tahun dan Mahmoug Rahmi berusia 33 tahun.

Sumber : kompas.com

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close