Lapak Pasar Bedug Dibongkar, Pedagang Sebut Richard Tak Miliki Hati Nurani


Arie Perdana Putra 2018-05-25 08:33:05 Prabumulih 359 kali

Kondisi lapak usai dibongkar

PRABUMULIH, Kabar28.com,- Puluhan pedagang yang berjualan di pasar bedug kecewa. Pasalnya, Pemerintah Kota Prabumulih hanya memberikan izin berjualan tak lebih dari satu minggu.

Pasar bedung itu berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman tepatnya di halamanan eks kantor Pemerintah Kota Prabumulih, namun akibat dibongkar puluhan pedagang musiman itu harus gigit jari karena bingung mencari lokasi baru untuk berjualan. 

Koordinator pedagang pasar bedug, Nunung mengaku telah meminta agar Pemkot Prabumulih memperpanjang izin waktu pasar bedug. Namun hal itu tidak direspon oleh Penjabat Walikota Prabumulih H Richard Cahyadi tanpa alasan jelas. 

"Kami hanya ingin Pemkot memfasilitasi tenda untuk kami berjualan. Sudah belasan tahun kami berdagang tapi baru kali ini pasar bedug hanya digelar satu minggu. Sebelumnya Pemkot mengaku operasi pasar bedug bisa diperpanjang, tapi ternyata setelah kami minta diperpanjang tidak di acc oleh pemerintah," ujar Nunung saat dibincangi wartawan, Kamis (24/5/2018) kemarin. 

Nunung mengatakan, sedikitnya ada 85 pedagang yang berjualan dan mengadu nasib untuk mencari nafkah di Bulan Ramadhan ini. Bahkan untuk berjualan sejumlah pedagang rela berhutang sebagai modal usaha.

"Kami sangat kecewa dengan kepemimpinan Richard Cahyadi. Di mana letak hati nuraninya kepada kami masyarakat kecil ini. Hanya dengan berjualan makanan sekali setahun selama puasa inilah kami berharap bisa dapat rezeki untuk keluarga," keluhnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Nuraini, ia mengaku lokasi pasar bedug dinilai cukup strategis. Mengingat berada dekat dengan perkantoran dan pasar. Sehingga banyak pembeli dari kalangan pegawai yang sengaja mampir ke pasar bedug. 

"Padahal baru mau ramai berjualan malah ditutup. Kemana lagi kami harus bejualan. Harusnya pemerintah itu memikirkan rakyatnya, jangan malah menindas. Kami juga mau cari makan," tuturnya.

Sementara itu berdasarkan pantauan di lapangan, lokasi pasar bedug yang semula dipasang tenda saat ini telah dibongkar. Sejumlah meja dan lapak pedagang tampak berserakan. (old)

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close