Ishak Mekki: Kembangkan Pesantren, Benahi Infrastruktur dan Wujudkan Sekolah Bebas Pungli


Arie Perdana Putra 2018-05-24 20:05:06 Palembang 64 kali

Ishak Mekki foto bersama para pendukungnya.

PALEMBANG, Kabar28.com,- Pesatnya pembangunan di Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan (Sumsel) dapat dikatakan sangat tinggi. Intensitas penerimaan penghargaan oleh Bupatinya, Dodi Reza Alex Noerdin pun relatif cepat.

Calon Gubernur (Cagub) Sumsel, Ishak Mekki menyatakan akan membangun Muba dengan meningkatkan kualitas sumber daya manusianya. Ini dimaksudkan mengimbangi pembangunan fisik yang ada.

“Ishak-Yudha akan kembangkan pesantren untuk generasi yang amanah di Muba,” ujar Ishak, Kamis (23/05/2018).

Dengan membangun pesantren, katanya, berarti dapat meminimalisir hal-hal negatif dalam pembangunan fisik. Seperti korupsi, kolusi dan nepotisme.

"Juga demi menekan tindak kriminalitas, peredaran dan pemakaian narkoba serta penyakit masyarakat lainnya,” kata Ishak.

Tidak hanya memajukan pesantren dengan santriwan dan santriwatinya di Muba, ia juga akan mengatasi bidang-bidang pembangunan yang masih belum maksimal. Diantaranya infrastruktur dan pertanian.

“Target Ishak Yudha adalah membenahi infrastruktur di Sumsel selama satu tahun dan melakukan revitalisasi waduk serta irigasi untuk pertanian. Semoga masyarakat Muba dapat memilih pemimpin yang amanah yang mempunyai kemampuan dan pengalaman memimpin pada 27 Juni nanti,” ujarnya.

Tak hanya Muba, ia juga memperhatikan Palembang, seperti masalah infrastruktur dan pelaksanaan sistem pendidikannya.

"Benahi infrastruktur dan wujudkan sekolah bebas pungli untuk Palembang yang lebih baik,” tandasnya.

Ia juga menjelaskan, pembenahan infrastruktur di Palembang harus dilakukan karena masih seringnya terjadi banjir di beberapa wilayah. Penyebabnya kata Ishak masih kurangnya daerah resapan air dan kolam retensi.

“Jadi ketika banjir, air akan surut dalam waktu yang relatif lama dan ini dapat merusak jalan-jalan yang ada. Dengan data kerusakan jalan yang saya miliki, Insya Allah dalam waktu satu tahun dapat dibenahi seluruh jalan rusak yang ada,” ungkapnya.

Sedangkan untuk pungli di sekolah, menurutnya, masih cukup banyak terjadi pungli dengan berbagai modus kepada peserta didik. Ia bersama pasangannya yang merupakan pakar IT, Yudha Pratomo Mahyuddin mengaku akan membuat program online public service sebagai solusinya.

“Ini dimaksudkan diantaranya untuk meminimalisir tindak korupsi atau KKN. Juga untuk mewujudkan program Ishak Yudha yaitu sekolah yang benar-benar gratis dan sarana serta prasarananya yang juga gratis,” tegas Ishak.

Terakhir, dirinya mengharapkan masyarakat Palembang dapat berpartisipasi untuk memilih pada pilkada serentak 27 Juni nanti. “Pilihlah pemimpin yang berpengalaman dan amanah,” pungkasnya. (ard)

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close