Ajukan PK, Anas Gunakan Keterangan Mantan Anak Buah Nazaruddin sebagai Novum


Lia Cikita 2018-05-24 16:19:00 Nasional 49 kali

Anas Urbaningrum mengajukan peninjauan kembali di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (24/5/2018).(foto:istimewa)

Jakarta, Kabar28.com - Mantan Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum mengajukan upaya hukum peninjauan kembali (PK) ke Mahkamah Agung. Dalam materi peninjuan kembali, Anas mengajukan novum atau bukti baru.

Menurut pengacara Anas, Durakim, bukti baru tersebut berupa keterangan dari tiga orang saksi fakta. Kemudian, ditambah dengan keterangan dua orang ahli.

"Memang benar, saksi yang akan dihadirkan memang pernah diperiksa dalam persidangan sebelumnya. Tapi ada keterangan yang bisa jadi bukti baru pada permohonan PK," kata Durakim di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (24/5/2018).

Ketiga saksi yang akan dihadirkan yakni, dua orang yang pernah menjadi anak buah mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin, yakni Yulianis dan Marisi Matondang. Marisi merupakan mantan Direktur PT Mahkota Negara.

Marisi pernah divonis 3 tahun penjara oleh majelis hakim pada Pengadilan Tipikor Jakarta.

Marisi terbukti ikut serta dalam kasus korupsi pengadaan alat kesehatan Rumah Sakit Pendidikan Khusus Penyakit Infeksi dan Pariwisata Universitas Udayana (RS PKIP Unud). Perbuatan Marisi ikut menyebabkan kerugian negara sebesar Rp 7 miliar.

Kemudian, saksi yang akan dihadirkan Anas adalah mantan petinggi PT Adhi Karya, Tubagus Muhammad Noor.

M Noor pernah divonis 4 tahun penjara dan 6 bulan dan denda Rp 150 juta subsider 3 bulan penjara.

Hakim menilai dia terbukti melakukan korupsi proyek pembangunan Pusat Pendidikan, Pelatihan, dan Sekolah Olahraga Nasional (P3SON) di Bukit Hambalang, Bogor, Jawa Barat.

Menurut pengacara Anas, keterangan Yulianis telah dibuat di bawah tanda tangan notaris. Sementara, dua saksi lainnya membuat keterangan secara tertulis tanpa dihadapan notaris.

Sebab, Marisi dan M Noor masih menjalani masa pidana di lembaga pemasyarakatan.

sumber:kompas.com

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close