KPK: Hakim Artidjo Bagian Penting Kekuatan Pemberantasan Korupsi


Mutiara Safitri 2018-05-23 10:58:54 Nasional 57 kali

Febri Diansyah (Foto : istimewa)

Jakarta, Kabar28.com,- Hakim Agung Artidjo Alkostar pensiun pada Selasa, 22 Mei 2018, setelah genap berusia 70 tahun. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menganggap Artidjo Alkostar menjadi bagian penting dalam pemberantasan korupsi.

Meski sempat berbeda pendapat tentang posisi justice collaborator (JC), Artidjo dinilai sosok hakim yang dihormati di Mahkamah Agung. "Memang saat itu kita sempat berbeda pendapat tentang posisi JC. Tetapi profil Artidjo adalah hakim yang kami hormati. Tapi masih banyak orang yang berintegritas di MA," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Rabu (23/5/2018).

Menurut dia, Artidjo memiliki kontribusi dalam memberikan efek jera bagi para koruptor. Hakim Artidjo sering memperberat hukuman untuk terdakwa kasus korupsi.

"Menurut kami keberadaan hakim agung Artidjo selama ini itu menjadi bagian penting dari kekuatan pemberantasan korupsi, selain karena kasus yang ditangani dan vonis yang dijatuhkan yang dipandang memebrikan efek jera," kata Febri.

KPK meyakini masih banyak Hakim Agung yang memiliki komitmen untuk memperkuat pemberantasan korupsi. KPK berharap pengganti Artidjo nanti bisa meneruskan komitmen dalam memberikan efek jera kepada para koruptor.

"Saya percaya masih banyak orang baik di MA, masih banyak hakim yang menjaga independensi, imparsialitas dan punya komitmen terhadap pemberantasan korupsi, publik pasti menunggu komitmen tersebut," kata Febri.

Febri mengatakan, pihaknya enggan mencampuri proses penentuan pengganti Artidjo. KPK, kata dia, menyerahkan hal tersebut kepada Komisi Yudisial (KY).

"Pengganti Artidjo kita serahkan ke Komisi Yudisial untuk melakukan proses seleksi. Karena KY yang diberikan kewenangan menurut konstitusi nanti melakukan seleksi kemduian menyampaikan kepada DPR. Baru dipilih hakim agung," jelas Febri.

Sumber : liputan6.com 

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close