Tolak Aksi Teror, Mahasiswa Unsri Kumpulkan 1000 Tanda Tangan


Arie Perdana Putra 2018-05-20 23:15:16 Ogan Ilir 125 kali

Mahasiswa-mahasiswi Unsri melakukan tanda tangan di sebuah spanduk. (Holdi)

INDRALAYA, Kabar28.com,- Terkait aksi serangan terorisme di Mako Brimob dan bom bunuh diri di tiga Gereja di Surabaya beberapa waktu lalu, puluhan Mahasiswa Universitas Sriwijaya (Unsri) yang tergabung dalam Lembaga Dakwah Kampus (LDK) menggelar aksi turun ke jalan Minggu (20/5/2018), para Mahasiwa juga mengecam dan menolak aksi radikalisme dengan mengumpulkan 1000 tanda tangan.

Koordinator Aksi, Ahai Septa mengatakan, 1000 tanda tangan itu sebagai pernyataan sikap penolakan bangsa Indonesia atas aksi kejahatan terorisme dibeberapa dearah beberapa waktu lalu.

"Kegiatan ini terinspirasi dari Polri yang mengajak lapisan masyarakat untuk ikut serta mengutuk dan menolak aksi radikalisme. Kami mahasiswa Unsri Indralaya dari LDK bersama lembaga dakwa lainnya se- Universitas Sriwijaya ikut serta dalam penolakan radikalisme dan terorisme, kami juga turut berduka cita atas kejadian di beberapa daerah beberapa waktu lalu," katanya. 

Sapta juga menghimbau kepada masyarakat agar tidak terprovokasi isu tersebut, serta menyerahkan dan mendukung secara penuh kasus tersebut kepada aparat penegak hukum. "Saya mengajak seluruh lapisan masyarakat dan mahasiswa seluruh Indonesia untuk bersama-sama bergandengan tangan menjaga dan merawat keutuhan NKRI," ajaknya.

Sedikitnya ada sekitar 60 orang Mahasiswa yang ikut serta dalam aksi turun kejalan tersebut, selain mengumpulkan tanda tangan, para peserta aksi juga melakukan kegiatan bakti sosial dengan membagikan takjil kepada para pengendara. (old)

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close