Bagaimana Luka Bakar Akibat Ledakan Bom Bisa Berakibat Fatal?


Lia Cikita 2018-05-14 20:12:05 Kesehatan 68 kali

Aksi keprihatinan bom Surabaya (Foto: istimewa)

Jakarta, Kabar28.com, - Beberapa korban teror bom di Surabaya berada dalam kondisi kritis dengan luka bakar yang hampir 90 persen. Bagaimana luka bakar bisa begitu mematikan sehingga butuh perawatan intensif?

Dokter kulit dari D&I Skin Centre Bali, dr I Gusti Nyoman Darma Putra, SpKK, kepada detikHealth menjelaskan secara garis besar terdapat dua dampak utama luka bakar luas yaitu dampak sistemik dan lokal.

Luka bakar yang luas berisiko tinggi untuk mengalami dampak sistemik luka bakar karena kulit merupakan lapisan pelindung kulit yang utama menjaga keseimbangan cairan.

"Dampak sistemik luka bakar antara lain dapat kehilangan cairan masif yang dapat menyebabkan suatu keadaan yang dikenal dengan syok hipovolemik yang berisiko menyebabkan kematian," ujar dr Darma.

Sedangkan dampak lokal luka bakar terdiri atas bekas luka atau jaringan parut, kontraktur, dan infeksi.

Luka bakar luas akibat ledakan bom yang dimaksud lebih dari 40 persen luas permukaan tubuh, dan yang dialami oleh korban dengan kondisi kritis saat ini 90 persen dari seluruh tubuh jadi luka bakar ini tergolong luka bakar luas.

"Kemudian luka bakar akibat ledakan umumnya berasal dari api yang dihasilkan oleh bom. Bom juga dapat merusak paru-paru dari partikel asap yang terhirup," jelas dr Darma.

Sumber : detiknews.com

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close