Demi Denuklirisasi, AS Akan Berjanji untuk Tak Gulingkan Kim Jong-un


Lia Cikita 2018-05-14 17:02:49 Internasional 60 kali

Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo dan Pemimpin Korut Kim Jong-un. (Foto: istimewa)

Washington, Kabar28.com, – Amerika Serikat dirasa perlu menjamin untuk tidak akan berusaha melakukan penggantian rezim di Korea Utara jika ingin mencapai denuklirisasi di Semenanjung Korea. Hal itu disinggung oleh diplomat senior Amerika Serikat menjelang pembicaraan tingkat tinggi antara Presiden Donald Trump dengan Kim Jong-un.

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Mike Pompeo, mengantakan bahwa kesepakatan apa pun yang akan membuka jalan bagi Semenanjung Korea yang bebas nuklir nantinya harus memasukkan perlindungan tertentu yang memastikan Kim Jong-un tetap berkuasa.

"Kami harus memberikan jaminan keamanan untuk memastikan. Ini adalah timbal balik yang telah tertunda selama 25 tahun," kata Pompeo dalam wawancara dengan Fox Newssebagaimana dilansir RT, Senin (14/5/2018) beberapa hari setelah kembali dari Pyongyang.

Pembicaraan kedua pemimpin negara yang akan dilangsungkan di Singapura pada 12 Juni itu sangat ditunggu-tunggu dan dianggap sebagai kesuksesan besar oleh Trump. Korea Utara telah membebaskan tiga tahanan warga Amerika Serikat yang ditahan rezim Pyongyang sebagai bentuk itikad baiknya menjelang pertemuan mendatang.

"Dengar, kita harus melihat bagaimana negosiasi berjalan. Tetapi jangan salah, kepentingan Amerika Serikat di sini adalah mencegah risiko bahwa Korea Utara akan meluncurkan senjata nuklir ke LA atau Denver atau ke tempat kita duduk di sini pagi ini, " kata Pompeo.

Hubungan antara Amerika Serikat dengan Korea Utara berubah secara drastis sejak awal tahun ini, terutama dalam beberapa bulan terakhir. Trump yang sebelumnya saling serang kata-kata dan ejekan dengan Kim balik memuji pemimpin Korea Utara itu menyusul kesuksesan KTT antar-Korea akhir bulan lalu.

Pada KTT yang mempertemukan Kim dengan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in itu, Seoul dan Pyongyang sepakat untuk berusaha mencapai denuklirisasi di Semenanjung Korea dan menggelar pembicaraan lanjutan dengan melibatkan Amerika Serikat dan China untuk secara resmi mengakhiri Perang Korea.

Setelah Korea Utara berjanji untuk menutup dan membubarkan lokasi uji coba nuklirnya dan memberi akses pada jurnalis untuk mengamati prosesnya, Trump menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada Kim atas langkah yang disebutnya “ cerdas dan ramah”.

Sumber : okezone.com

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close