Penelitian Membuktikan Mengontrol Pernafasan Buat Otak Lebih Tajam


Lia Cikita 2018-05-11 21:52:29 Kesehatan 37 kali

Ilustrasi (Foto : istimewa)

Kabar28.com, - Sebuah penelitian membuktikan meditasi dan latihan pernafasan bisa membuat otak Anda lebih fokus. Para peneliti di Trinity College Dublin menjelaskan untuk pertama kalinya hubungan neurofisiologis antara pernapasan dan kemampuan otak Anda.

Meditasi yang berfokus pada pernapasan dan latihan pernapasan yoga memiliki banyak manfaat kognitif, termasuk meningkatkan kemampuan untuk fokus, penurunan pengembaraan pikiran, peningkatan gairah, lebih banyak emosi positif, penurunan reaktivitas emosional, bersama dengan banyak lainnya. Saat ini, tidak ada hubungan neurofisiologis langsung antara respirasi dan kognisi yang telah disarankan.

Melansir thehealthsite, Jumat (11/5/2018), Penelitian menunjukkan untuk pertama kalinya bahwa pernapasan, elemen kunci dari meditasi, secara langsung mempengaruhi tingkat kimia alami di otak yang disebut noradrenalin.

Senyawa kimiawi tersebut, kemudian dilepaskan ketika kita ingin tahu, fokus atau terangsang secara emosional, dan jika diproduksi pada tingkat yang tepat, akan bertindak seperti pupuk otak. Cara kita bernapas, dengan kata lain, secara memengaruhi kimia otak kita, dengan cara yang dapat meningkatkan fokus kita dan meningkatkan kesehatan otak kita.

Penelitian yang dilakukan di Trinity College Institute of Neuroscience dan Global Brain Health Institute, menemukan bahwa peserta akan fokus lebih baik ketika ada sinkronisasi antara pola pernapasan mereka dengan tugas yang menuntut banyak perhatian. Para peneliti percaya menggunakan praktik kontrol napas, dapat menstabilkan perhatian dan meningkatkan kesehatan otak.

Dalam penelitian tersebut, neurofisiologis juga dapat terkait dengan pengaturan pernapasan, waktu reaksi, dan aktivitas otak di batang otak yang disebut lokus coeruleus, di mana adrenalin dibuat. Nor adrenalin adalah sistem tindakan serba guna di otak.

Ketika kita stres, kita menghasilkan terlalu banyak adrenalin, yang mengakibatkan kita tidak bisa fokus. Ketika kita merasa lamban, kita menghasilkan terlalu sedikit dan kita juga tidak bisa fokus. Ada sweet spot atau adrenalin di mana emosi, pemikiran dan ingatan kita jauh lebih jelas.

Oleh karena itu, ada kemungkinan bahwa mengatur pernapasan Anda, Anda dapat mengoptimalkan tingkat perhatian Anda. Dengan berfokus pada tingkat perhatian Anda, pernapasan Anda menjadi lebih tersinkronisasi.

Sumber : okezone.com

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close