Begini Kronologis Tabrakan Beruntun di Tugu Timbangan


Arie Perdana Putra 2018-05-05 20:40:15 Ogan Ilir 255 kali

Polisi saat melakukan olah TKP

INDRALAYA, Kabar28.com,- Ini identitas para korban kecelakaan beruntun yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia di lokasi kejadian, peristiwa itu terjadi di depan hotel Trifika Kelurahan Timbangan, Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir (OI), Sabtu (5/6/2018) pagi. 

Korban yang meninggal dunia yaitu Misni (60) dan Jatiman (65) pasangan suami istri warga Jalan Tamyis, Kelurahan Timbangan, Kecamatan Indralaya Utara, OI. Sementara dua korban lain yang diketahui sebagai mahasiswa Universitas Sriwijaya adalah Rizki Iwari (21) dan Rido (21).

Kecelakaan itu melibatkan sebuah truck fuso bermuatan susu yang berasal dari Kabupaten Bandung dengan nomor polisi D 9451 AC, satu bus antar kota dalam provinsi (AKDP) bernomor polisi BG 7785 RF dan tiga sepeda motor. 

Informasi dari kepolisian menyebutkan kecelakaan itu bermula ketika truck fuso yang dikemudikan oleh Danto warga asal Sukabumi, Jawa Barat itu  melaju dari arah Indralaya menuju Palembang. Namun saat melintasi kawasan tugu Timbangan rem truck fuso yang kemudikan warga asal Sukabumi itu tak berfungsi dengan baik sehingga hilang kendali dan menyebabkan terjadinya kecelakaan. 

Kepala Satlantas Polres OI AKP Sulis menyebutkan, dari pengakuan Danto ia tidak bisa mengendalikan dan menghentikan laju kendaraanya, sehingga truk fuso itu menabrak bus yang berada di sisi kiri jalan. Tidak hanya itu kendaraan bertonase besar itu juga menabrak tiga sepeda motor salah satunya yang ditumpangi Misni. "Dari keterangan beberapa saksi, usai ditabrak korban terjatuh dan masuk ke dalam kolong sebelum akhirnya terlindas roda belakang kendaraan," jelasnya. 

Iwan juga mengatakan, semua kendaraan yang terlibat sudah dipindahkan ke Mapolres OI. "Kasus ini masih kita dalami, sementara untuk sopir trcuk fuso juga sudah diamnakan dan masih kita periksa lebih lanjut," ungkap Sulis. 

Sementara usai kejadian para korban langsung dilarikan warga ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) Pusat Kesehatan Masyarakat Kelurahan Timbangan guna diberikan perawatan secara intensif. (old)

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close