Pernah Terjerat Narkoba, Roy Marten Berbagi Pengalaman hingga Saran


Lia Cikita 2018-05-04 20:27:45 Selebriti 92 kali

Roy Marten. (Foto: istimewa)

Jakarta, Kabar28.com,  – Maraknya peredaran narkoba di kalangan artis dinilai bukan menjadi rahasia lagi. Candu akan kebutuhan mengonsumsi barang haram itu tampaknya sulit dilepaskan. Tidak jarang, banyak di antara mereka yang sudah pernah terjerat kasus narkoba namun kembali mengulanginya.

Aktor senior Roy Marten menceritakan bagaimana dirinya sampai terlibat dalam kasus narkoba. Saat masih berusia muda, ia tak menyangka akan menggunakan bahkan kecanduan narkoba.

"Saya ini waktu muda, saya ini antinarkoba. Enggak pernah kebayang, enggak pernah kepikir untuk makai, misalnya ganja ketika itu," tutur Roy, sebagaimana dilansir RCTI, Jumat (4/5/2018).

Dahulu, Roy mengungkapkan ditawarkan oleh seseorang untuk mengonsumsi narkoba. Dikatakannya, melalui pengonsumsian narkotika itu dirinya dijanjikan mampu menjalani pekerjaan secara maksimal. Pergaulannya bersama mereka yang kerap menggunakan narkoba membawa dirinya nakat melakukan hal itu.

"Karena pergaulan, karena pekerjaan-pekerjaan membutuhkan stamina yang begitu tinggi. Saya ditawarkan mula-mula waktu itu. Bisa untuk kerja konsentrasinya, bagus dialog, kita bisa hafalkan, kemudian tidak cepat capek, jadi saya coba," terangnya.

Usai mengonsumsi itu, Roy mengaku terikat dan kecanduan akibat efek yang ditimbulkan. Akibatnya, keinginan untuk berhenti mengonsumsi narkoba pun sulit dilakukan.

"Saya terikat di situ satu tahun. Kemudian saya merasa itu kecanduan. Saya bilang ini ada sesuatu yang enggak benar karena rasa ingin memakai terus-menerus. Masalahnya ketika ingin berhenti, tidak bisa berhenti. Bertahun-tahun kecanduan. Ketika kecanduan, undang-undang keluar. UU keluar, saya ditangkap," paparnya.

Oleh karena itu, Roy bersyukur akan peristiwa yang telah terjadi kepada dirinya. Sehingga dengan begitu, ia sadar banyak yang dikorbankan setelah mengonsumsi batang haram tersebut. Menurut dia, untuk berhenti dari narkoba tidak dapat dilakukan secara perlahan, melainkan harus secara langsung.

"Saya agak bersyukur, kalau enggak kena yang kedua, mungkin hari ini saya masih pakai (narkoba). Memang sangat susah, jadi berhenti dari narkoba itu harus ada sebuah kejadian yang lebih besar. Semua sesuatu yang kecanduan jangan kasih waktu, oh nanti pelan-pelan, enggak bisa. Berhenti sekarang ini sebuah sikap saja, sebuah kemauan," tambahnya.

"Saran saya, jangan kumpul sama orang yang pakai narkoba, hindari saja. Ya mungkin kita kehilangan teman, tapi lebih baik daripada kehilangan masa depan kita," tutupnya.

Sumber : okezone.com

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close