Ahli Waris Desak Perusahaan Ini Kembalikan Lahan


Arie Perdana Putra 2018-05-01 13:27:13 Lahat 101 kali

LAHAT, Kabar28.com,- Sidang kasus dugaan penyerobotan lahan milik warga oleh PT. Arta Prigel kembali digelar, kemarin.

Dengan agenda pembacaan jawaban replik oleh Tergugat, PT. Arta Prigel dan Turut Tergugat 1 Pemerintah Kabupaten Lahat serta Turut Tergugat 2 Badan Pertanahan Negara (BPN) Kabupaten Lahat.

Dalam sidang yang dipimpin Ketua Majelis Hakim Agung juga Ketua Pengadilan Negeri (PN) Lahat, Agus Pacaran didampingi Hakim Anggota 1 Sely dan Hakim Anggota Noer tersebut BPN sama sekali tidak hadir.

Sidang molor hingga pukul 15.30 WIB, BPN pun sudah dipanggil secara patut oleh pengadilan, bukan hanya itu pengadilan pun sebelum sidang juga sudah memanggil melalui pengeras suara namun tetap tidak hadir, walaupun BPN tidak mengindahkan penggilan tersebut, sidang masih dilanjutkan.

Pada sidang ini agenda pembacaan dianggap dibacakan oleh para tergugat dan Turut Tergugat.

Adapun alasan BPN tak hadir walau dipanggil secara patut yakni mengikuti Diklat 
Majelis, panggilan inipun sudah ditoleransi dua kali dipanggil namun tidak hadir, sidang kembali dilanjutkan dengan agenda sidang pembuktikan.

Ahli waris mengaku bahwa selama ini sama sekali tidak menerima ganti rugi ataupun uang peduli dari pihak PT.Arta Prigel yg selama ini digembar gemborkan oleh PT. Arta Prigel.

"Kami mohon kepada PT. Arta Prigel agar segera mengembalikan tanah milik kami yang telah diserobot berpuluh tahun lamanya, cukup sudah kalian menyiksa kami dengan mengambil lahan kami tanpa ganti rugi yang telah kalian gemborkan selama ini," tegasnya. (jum)

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close