100 Truk Kelebihan Muatan Kena Tilang di Tol Surabaya-Gempol


Mutiara Safitri 2018-04-26 11:50:49 Ekonomi 79 kali

Ilustrasi (Foto : istimewa)

Jakarta, Kabar28.com,- PT Jasa Marga Cabang Surabaya-Gempol bekerja sama dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sidoarjo dan Unit Patrol Jalan Raya (PJR) melakukan operasi penertiban muatan untuk kendaraan angkutan barang, Rabu (25/4/2018). Itu dilakukan untuk mendeteksi keberadaan kendaraan angkutan barang dengan muatan berlebih (overload) dan ukuran berlebih (overdimensi).

Dalam operasi yang dilaksanakan di Rest Area Jalan Tol Surabaya-Gempol Km 25+200 arah Perak, pukul 08.00-10.45 WIB tersebut, terjaring sebanyak 140 kendaraan muatan barang.

Sebanyak 100 kendaraan di antaranya terindikasi melakukan pelanggaran, dengan rincian 97 kendaraan dinyatakan overload, dan tiga kendaraan sisanya dinyatakan overdimensi.

Traffic Service Manager Jasa Marga Cabang Surabaya-Gempol, Purwanto mengatakan, program penertiban terhadap kendaraan muatan barang dilakukan secara rutin.

"Sebelumnya pada 2017, operasi terhadap kendaraan muatan digelar sebanyak tiga kali. Namun pada tahun ini, penertiban kendaraan yang melanggar ketentuan muatan akan diperbanyak frekuensinya, yakni menjadi sebulan sekali," ungkap Purwanto dalam keterangan resminya di Jakarta, Kamis (26/4/2018).

Pada operasi yang dilakukan kemarin, terhitung dari sebanyak 71 persen kendaraan yang melakukan pelanggaran, 97 persen ditilang akibat overload dan 3 persen ditilang akibat overdimensi.

Hukuman tilang bagi pelanggar diproses di tempat oleh unit PJR jalan Tol Surabaya-Gempol. Sedangkan 40 kendaraan atau 39 persen sisanya yang tidak melakukan pelanggaran, dipersilakan melanjutkan perjalanan.

Oleh karena itu, Jasa Marga akan terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk mengurangi pelanggaran oleh kendaraan angkutan barang di ruas-ruas jalan tolnya. Alasannya kendaraan dengan muatan barang yang overload, overdimensi dan overcapacity dapat berdampak pada keselamatan pengguna jalan tol. Seperti, kepadatan arus lalu lintas dalam tol, serta kerusakan lapisan aspal jalan.

Sumber : liputan6.com 

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close