Potensi Puting Beliung Diprediksi Sampai Awal Mei


Mutiara Safitri 2018-04-26 11:30:44 Nasional 35 kali

Ilustrasi (Foto : istimewa)

Yogyakarta, Kabar28.com,-  Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) DIY meminta warga untuk waspada dengan angin kencang dan hujan disertai petir. Ini lantaran kemungkinan hukan deras disertai angin kencang serta puting beliung masih akan terjadi hingga awal Mei mendatang. 

Kepala Kelompok Data dan Informasi BMKG Stasiun Klimatologi Yogyakarta, Djoko Budiyono mengungkapkan, saat ini di wilayah DIY sebagian besar masih masuk pancaroba, yaitu masa peralihan dari musim hujan ke musim kemarau. 

Pada masa pancaroba ini sangat potensial untuk membentuk awan cumulonimbus. Awan inilah yang seringkali menjadikan bencana angin puting beliung. 

"Kami minta semua waspada karena masih ada potensi puting beliung dari awan-awan cumulonimbus di sebagian besar DIY sampai awal Mei mendatang," terangnya kepada wartawan (26/4/2018).

Diakuinya dari perkiraan BMKG, jenis awan-awan yang terbentuk adalah awan-awan konvektif seperti cumulonimbus tersebut sifatnya seringkali lokal. "Awan ini berpotensi menyebakan hujan intensitas lebat dan dalam durasi singkat, angin kencang dan petir namin secara lokal," jelasnya. 

Sementara akibat puting beliung yang memorak-porandakan perbatasan Kota Yogyakarta dan Bantul pada Selasa (24/4/2018) lalu tidak hanya menyebabkan warga harus memgungsi karena atapnya berantakan. Akan tetapi kegiatan perkuliahan di Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Desa (STPMD) Yogyakarta diliburkan sementara. Ini lantaran atap gedung perkuliahan di kampus ini rusak parah akibat diterjang puting beliung. 

"Atap ruang kuliah jebol sehingga dalam minggu ini kegiatan perkuliahan kita liburkan sementara," kata Rektor STPMD Yogyakarta, Habib Muchsin. 

Pihaknya masih akan melakukan perbaikan di ruang ruang yang terdampak puting beliung. "Mudah-mudahan sampai akhir pekan bisa selesai," ulasnya. 

Di kampus STPMD APMD Yogyakarta ini, ada dua gedung yang atapnya rusak. Keduanya adalah gedung Grha Patria Nusantara dan gedung perkuliahan.

Sumber : sindonews.com 

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close