Tragedi Ledakan Sumur Minyak di Aceh Timur


Lia Cikita 2018-04-25 21:44:16 Nasional 104 kali

Warga melihat semburan api dari sumur minyak yang meledak di Pasir Putih, Ranto Peureulak, Aceh Timur (Foto : istimewa)

Aceh Timur, Kabar28.com, - Sumur minyak tradisional di Dusun Kamar Dingin, Gampong (Desa) Pasir Puteh, Kecamatan Rantau Peureulak, Kabupaten Aceh Timur, meledak dan menyemburkan api hingga 100 meter. Sedikitnya 18 orang tewas dan 42 lainnya luka-luka dalam tragedi tersebut.

"Ada beberapa rumah yang juga terbakar," kata Juru Bicara Mabes Polri, Irjen Setyo Wasisto di Jakarta, Rabu (25/4/2018).

Menurutnya 18 korban tewas masing-masing mengalami luka bakar di sekujur tubuhnya hingga 70 persen.

Identitas 18 korban meninggal dunia adalah Nazarullah (30), Sita Rahya, Era M Sidik (32), Siti Hafizah (70), Riski Ardiansyah semuanya warga Pasir Putih. Kemudian Afrizal alias Doyok (35) warga Punti Payong, Ranto Peureulak, Mak Wen (55), Dedi Syahputra (29) dan Nini Abdul Wahab (32), Putra Zubir, warga Bhom Lama, Ranto Peureulak.

Selanjutnya Eridansyah, warga Alue Dua dan Sudaryono, warga Alue Bate, Ranto Peureulak. M.Rafi, Muklis, M.Fariz, Riskal, Al Husairi (21) dan Adnan Saputra (30).

Selain 18 orang tewas, 42 orang yang berada sekitar lokasi ledakan mengalami luka-luka dan dirawat di beberapa rumah sakit di Aceh Timur. Lima lainnya dirujuk ke RSUD Zainoel Abidin, Banda Aceh karena mengalami luka serius.

Lima rumah sekitar sumur minyak tersebut ikut terbakar akibat kena semburan api masing-masing milik Siti Hafizah (70), Zainabah (85), Ridwan Hutabarat (40), Maryani (60), Muhammad Yanis (45).

Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Misbahul Munauwar mengatakan, ledakan sumur minyak di Jalan Pendidikan, Dusun Kamar Dingin, Pasir Putih terjadi pada dini hari. “Ledakan dari sumur minyak tersebut mengakibatkn semburan api setinggi 100 meter,” ujarnya.

Ledakan diduga terjadi saat berlangsungnya pengeboran. Sumur minyak itu diperkirakan kedalamannya hingga 250 meter. Usai dibor, ada kelebihan minyak mentah yang menyembur.

Akibat kelebihan produksi tersebut banyak masyarakat mengumpulkan minyak di sekitar sumur itu. Mereka mengambil minyak lalu menampungnya dalam drum. Sekira pukul 01.30 WIB, tiba-tiba muncul percikan api di sekitar sumur bor tersebut, yang seketika langsung menyambar dan meledak.

Selain menelan korban jiwa dan rumah, puluhan warga di sekitar lokasi ledakan harus mengungsi karena sumur yang meledak masih menyemburkan api dan belum bisa dipadamkan.

Ini bukan kali pertama sumur minyak meledak. Pada Kamis 14 November 2014 malam, sumur minyak di Gampong Mata Ie, Ranto Peureulak, Aceh Timur juga pernah meledak yang menyebabkan 13 orang luka-luka. Ledakan terjadi saat proses pengeboran berlangsung.

Sumber : okezone.com

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close