Kecelakaan Bus Wisata di Korea Utara, 32 Turis China Tewas


Lia Cikita 2018-04-23 19:51:33 Internasional 47 kali

Ilustrasi (Foto : istimewa)

Beijing, Kabar28.com,  - Kecelakaan bus yang terjadi di Korea Utara, Minggu (22/4/2018), menewaskan 32 turis asal China dan empat warga Korea Utara.

Pemerintah China, Senin (23/4/2018) menambahkan, dua lagi warga ngeri itu terluka dalam insiden di sebelah selatan ibu kota Pyongyang.

"Kami masih menyelidiki penyebab kecelakaan," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Lu Kang.

Kemenlu China hanya memberi sedikit rincian terkait insiden tersebut. Namun, stasiun televisi CGTN lewat akun Twitter-nya menyebut bus tersebut jatuh dari sebuah jembatan di Korea Utara.

Sementara, stasiun televisi CCTV menyiarkan foto yang memperlihatkan sebuah kendaraan besar terbalik dengan sejumlah kendaraan tim penyelamat dan dokter di tempat itu.

Pemerintah China mendapatkan kabar tragedi tersebut pada Minggu malam dan personel kedutaan besarnya di Pyongyang langsung bergerak ke lokasi kecelakaan.

Kecelakaan itu terjadi di provinsi Hwanghae Utara yang terletak di sebelah selatan Pyongyang dan tak jauh dari perbatasan dengan Korea Selatan.

Di wilayah ini terdapat kota Kaesong yang merupakan ibu kota lama Korea serta menjadi kompleks industri bersama kedua Korea.

Bus yang mengangkut wisatawan ini sedang dalam perjalanan dari Kaesong menuju Pyongyang saat kecelakaan terjadi.

Sejumlah jembatan di Korea Utara memang dikabarkan berkualitas buruk dan bahkan tak bisa digunakan.

Namun, jalur dari Kaesong ke Pyongyang ini merupakan salah satu infrastruktur dengan kualitas terbaik di Korea Utara.

Sebagian besar turis yang datang ke Korea Utara memang berasal dari China karena kedua negara memiliki perbatasan darat dan jadwal penerbangan langsung.

Sementara, jumlah wisatawan asal negara-negara Barat ke Korea Utara setiap tahun berkisar 5.000 orang tetapi angka itu menurun akibat larangan berkunjung yang diterapkan AS.

Padahal, dari 5.000 turis Barat tersebut, sebanyak 20 persennya berasal dari Amerika Serikat.

Sumber : kompas.com

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close