Kim Jong-Un: Korut Akan Hentikan Uji Coba Rudal dan Nuklir


Lia Cikita 2018-04-21 09:45:26 Internasional 47 kali

Kim Jong-Un mengatakan tidak dibutuhkan untuk melakukan uji coba rudal lebih lanjut. (Foto:istimewa)

Pyongyang, Kabar28.com -Pemimpin Korea Utara Kim Jong-Un mengatakan akan menangguhkan uji coba rudal dan menutup tempat uji coba nuklir secepatnya.

"Mulai 21 April, Korea Utara akan menghentikan uji coba nuklir dan peluncuran rudal balistik antar benua," seperti diberitakan kantor berita pemerintah Korut KCNA.

Menurut laporan media pemerintah, keputusan ini bertujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan perdamaian di Semenanjung Korea.

Kim akan bertemu dengan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in pekan depan.

Dia juga diperkirakan akan mengelar pertemuan yang belum pernah dilakukan sebelumnya dengan Presiden AS Donald Trump pada Juni nanti. Jika jadi digelar, pertemuan itu merupakan yang pertama kalinya antara Presiden AS dan pemimpin Korea Utara.

"Ini merupakan berita baik bagi Korea Utara dan Dunia- kemajuan yang besar!," cuit Trump melalui akun Twitternya, setelah pernyataan Kim Jong-Un.

Pada Kamis lalu, pemimpin AS mengatakan terdapat sebuah "jalan yang terang bagi Korea Utara ketika mencapai denuklirisasi".

 

Seorang juru bicara presiden Korea Selatan menyebut langkah Korut ini sebagai "kemajuan yang berarti".

"Itu juga akan berkontribusi terhadap penciptaan lingkungan yang sangat positif bagi kesuksesan pertemuan Selatan-Utara yang akan datang dan Utara-Amerika Serikat," jelas pernyataan yang dirilis kantor Presiden Moon Jae-in.

Korea Utara berulang kali melanggar sanksi internasional dengan program nuklirnya.

Pada November, Korut mengatakan telah sukses melakukan uji coba rudal balistik antar benua jenis baru yang dapat menjangkau seluruh daratan AS.

Uji coba tersebut menimbulkan kecaman internasional. Sekjen PBB Antonio Guterres mengatakan Pyongyang menunjukkan "sepenuhnya mengabaikan pendapat komunitas internasional".

Pyongyang menyampaikan pernyataan di tengah mencairnya hubungan antara Korut dan Korsel.

Sebuah percakapan telepon antara Kim dan Moon telah dilakukan menjelang pertemuan antar-Korea yang pertama kalinya setelah satu dekade.

"Itu seperti kita berbicara dengan tetangga di sebelah rumah," kata seorang pejabat Korea Selatan kepada media lokal setelah uji coba telepon yang berlangsung 4 menit 17 detik sukses dilakukan.

Kesepakatan untuk melakukan percakapan melalui telepon dibuat pada bulan lalu, ketika penasihat keamanan tertinggi Presiden Moon berkunjung ke Pyongyang untuk bertemu Kim, yang setuju untuk menggelar pertemuan antar-Korea.

Dua negara ini secara teknis masih berperang sejak Perang Korea berakhir dengan gencatan senjata 1950-53, dengan tidak ada pihak yang mengklaim kemenangan.

Sumber: detik.com

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close