API Tuding Mediasi Kasung Alung Dikondisikan


Arie Perdana Putra 2018-04-17 13:06:41 Lahat 93 kali

Mediasi sedang berlangsung

LAHAT, Kabar28.com,- Pasca unjuk rasa oleh puluhan massa yang tergabung dalam Aliansi Pembela Islam (API) beberapa hari lalu, menuntut agar terduga penista agama dan penyebar kebencian atas terlapor saudara Radius Wijaya alias Alung segera dipenjarakan. Membuat Pemerintah Kabupaten Lahat bersama Polres Lahat menggelar Mediasi di Oproom, Selasa, (17/4/2018).

Dalam pertemuan tersebut turut dihadiri, Plt Bupati Lahat Marwan Masyur, Kapolres Lahat AKBP Roby Karya Adi, DPRD, Kesbangpol, Kementerian Agama, Ketua MUI, Kejaksaan, Pengadilan Negeri, Kodim 0405, PSMTI, Tokoh Masyarakat serta Aliansi Pembela Islam.

Plt Bupati Lahat Marwan Masyur berharap semoga dengan kehadiran seluruh unsur-unsur yang hadir, dapat segera menuntaskan kasus yang sedang berjalan, selain itu ia pun menginginkan kondisi Lahat tetap aman dan kondusif seperti sebelumnya.

"Jika memang ada unsur penistaan, silahkan Polres untuk memproses secarah hukum, namun jika tidak ditemukan unsur penyebar kebencian maka saya berharap agar kasus ini segera dicarikan titik temunya," harap Marwan.

Kapolres AKBP Roby Karya Adi, menjelaskan pihaknya telah menerimah laporan, dan kasus tersebut masih dalam proses menyelidikan oleh saksi ahli, sementara saat ini pihakanya masih mengutamakan azas praduga tak bersalah dalam kasus ujaran kebencian ini.

"Perlu saya sampaikan bahwa kasus ini memerlukan dua saksi ahli, yaitu saksi ahli pidana dan saksi ahli bahasa, jadi mari kita tunggu sampai kasus ini menemukan titik terang" jelas Roby.

Sementara terlapor Alung meminta maaf kepada seluruh umat muslim atas yang telah dipostingnya di Media sosial facebook beberapa waktu lalu. "Saya berjanji tidak akan mengulang postingan seperti itu lagi," ujar Alung sembari tertunduk.

Namun Elvin Kurniansyah selaku Ketua API mengatakan dalam proses mediasi pihaknya mengklaim bahwa telah terjadi pengkodisian terhadap kasus penistaan agama ini.

"Mediasi hari ini sudah dikondisikan, kami berharap mediasi ini bukan untuk mendengarkan permintaan maaf jika permintaan maaf sudah kami terima dan kami maafkan," kata Elvin.

Tapi, lanjut Elvin, proses hukum harus terus berjalan, jangan sampai energi teman-teman yang berupa percikan ini menjadi ledakan, mohon untuk dikaji lagi kasus ini, diproses hukum lagi, serta jangan digiring dengan opini-opini untuk membela Alung," pintanya. (jum)

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close