Polda Sumsel Amankan 9 Kilogram Sabu dan 4950 Ekstasi


Arie Perdana Putra 2018-04-16 19:12:12 Hukum 98 kali

Press release

PALEMBANG, Kabar28.com,- Berbagai cara dilakukan bandit jaringan narkoba untuk mengelabui petugas. Seperti drngan membalutkan shabu dalam korset, namun langkah tersebut berhasil tercium petugas Ditresnarkoba Polda Sumsel, Selasa (10/4/2018).

Enam tersangka berinisial OK (23) warga Surabaya, TR (21) warga Surabaya, CS (22) warga Tuban, MH (38) warga Pasuruan, FD (22) warga Banyuwangi dan AH (24) warga Jember berhasil digelandang dari kota Surabaya ke Ditresnarkoba Polda Sumsel, untuk pemeriksaan lebih lanjut. Dari enam jaringan lintas Palembang-Jakarta-Surabaya ini, petugas turut menyita sembilan kilogram shabu dan 4950 butir pil ekstasi warna biru logo 'R'. 

Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara mengungkapkan, pengembangan 6 kilogram sabu berawal dari kejelian petugas mengidentifikasi wajah dan identitas pengirim barang melalui jalur udara, saat berada di kantor Avsec bandara International Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang pada Kamis (23/3/2018) pukul 09.00 WIB.

"Kemudian anggota langsung bertolak ke Surabaya dan mengamankan enam kilogram shabu berikut ribuan butir pil ekstasi. Jadi, total jumlah narkoba jenis shabu yang kita gelar saat ini berjumlah 10 kilogram shabu dan 4950 butir pil ekstasi," kata Kapolda saat press release di Mapolda Sumsel, Senin (16/4/2018).

Lanjutnya, para pelaku mungkin berpikir, menyembunyikan shabu dalam korset ditambah dengan serbuk kopi, tidak tercium anjing pelacak. "Mereka salah, meeka mengira anjing placaknya goblok," tandasnya.

Kepada Kapolda Sumsel, tersangka Oka mengaku mengirimkan barang atas suruhan Leto. "Saya disuruh Leto (DPO). Untuk sekali antar, diupah Rp 10 Juta. Dengan menggunakan korset berisi 3 kilogram sabu, kalau lolos akan ditambah lagi. Tujuannya untuk dibawa ke Jakarta," ungkapnya.

Unit I Subdit I Ditsatresnarkoba Polda Sumatera Selatan Unit I juga berhasil menggagalkan peredaran shabu di kota Palembang, Senin (16/4/2018). Dari tangan, Dedi alias Dedet (40) warga Jalan PSI Lautan Lorong Kedukan I RT 35 Kelurahan 35 Ilir Barat I, petugas turut menyita sebanyak satu kilogram shabu dan satu unit handphone merek Samsung. Hingga saat ini, penyidik masih terus melakukan pemeriksaan intensif. (ard)

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close