Lagi, Predator Anak Ditangkap


Arie Perdana Putra 2018-04-13 00:07:35 Hukum 420 kali

Pelaku saat digelandang petugas

PALEMBANG, Kabar28.com,- Azhari (60) warga Jalan Swadaya II Kelurahan Srijaya Kecamatan Ilir Barat I, akhirnya menyerah setelah anggota Unit IV Subdit III Ditreskrimum Polda Sumsel meringkusnya dengan paksa. 'Predator' anak ini dilaporkan setelah mencabuli sedikitnya 10 anak tetangganya, seperti menimpa D (8) perempuan dan R (6) laki-laki, Kamis (12/04). 

Terungkapnya kejadian ini saat salah satu korban meringis kesakitan ketika buang air kecil. Mendengar cerita korban, bahwa kemaluannya telah 'diobok-obok' pelaku, lantas ayah korban mendatangi pelaku. Ketika dikonfirmasi, pelaku mengelak dan bahkan mengancam dengan sebilah parang. Keributan pun terjadi, sehingga warga beramai-ramai berusaha membantu mengalahkan pelaku. Tak kehabisan akal, pelaku pun semakin mengila. Pelaku nekat mengibaskan parangnya ke arah warga yang ingin menangkapnya. Sehingga, wargapun menghubungi pihak kepolisian Polda Sumatera Selatan.

"Saya tuh sudah curiga dengan sikap pelaku itu. Sebab anak-anak di kampung kami takut mendekati rumahnya. Ternyata ini alasannya, anak saya satu jadi korban. Bukan itu saja, anak kakak saya juga. Trauma perbuatannya, keponakan saya itu kalau keluar rumah harus memakai lima lapis celana dalam. Kemungkinan besar kejadian ini sudah lama dan banyak memakan korban, namun tidak berani melaporkannya, karena takut," beber orang tua korban berinisial D (8) perempuan dan R (6) laki-laki, RN (28) saat dibincangi wartawan.

Kepada sejumlah wartawan, tersangka yang keseharian berprofesi sebagai tukang servis elektronik ini mengaku dirinya khilaf, meski telah memiliki isteri, anak lima orang dan cucu empat.

"Mula-mula saya mengajaknya masuk ke dalam rumah. Lalu, saya ajak nonton perang-perangan dan film anak di komputer yang ada di ruang tamu. Terkadang memang film porno. Kemudian saya pegangi kemaluannya, hanya itu pak. Isteri saya juga ada di rumah," terang tersangka tertunduk.

Kanit IV Jatanras Polda Sumsel, Kompol Zainuri membenarkan penangkapan tersebut dan saat pelaku sedang menjalani proses pemeriksaan di Unit Remaja anak-anak dan Wanita (Ranakta).

"Masih didalami. Mengenai berapa jumlah korbannya, kita belum tahu. Sekarang masih kita periksa," pungkasnya. (ard)

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close