Trump: 4.000 Pasukan AS Bakal Ditempatkan di Perbatasan Meksiko


Lia Cikita 2018-04-06 17:00:52 Internasional 57 kali

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump (Foto : istimewa)

Washington, Kabar28.com,  - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali menegaskan komitmennya untuk mengirim militer ke perbatasan AS-Meksiko.

Diwartakan The Independent Kamis (5/4/2018), Trump memberikan estimasi berapa jumlah serdadu yang bakal dikerahkannya ke perbatasan dengan Meksiko.

"Antara 2.000 sampai 4.000 orang. Mungkin, kami bisa menambah jumlah tersebut hingga tembok selesai dibangun," kata Trump selepas sebuah acara di Virginia Barat.

Pernyataan Trump keluar setelah dia dilaporkan telah menandatangani memo untuk mengerahkan Garda Nasional guna melindungi perbatasan pada Rabu (4/4/2018).

Dalam memo tersebut, Trump meminta kepada Menteri pertahanan Jim Mattis untuk mengajukan permohonan pengerahan Garda Nasional.

Nantinya, Kementerian Keamanan Dalam Negeri bakal membantu mengarahkan, dan melatih Garda Nasional apa saja yang harus mereka lakukan untuk menjaga perbatasan.

"Saat ini, keamanan AS sedang terancam setelah aktivitas ilegal di perbatasan selatan meningkat drastis," kata Trump dalam memo tersebut.

Menteri Keamanan Dalam Negeri Kirstjen Nielen berujar, ini merupakan waktu yang tepat bagi Washington untuk bertindak.

"Kami berharap penempatan pasukan bakal dimulai secepatnya. Kami bekerja secepat yang kami bisa," papar Nielsen.

Trump melanjutkan, pasukan AS bakal berada di sana hingga nantinya pembangunan tembok perbatasan selesai dilakukan.

"Berapa biaya yang dibutuhkan untuk membangun tembok perbatasan, saat ini kami tengah mengkajinya," kata presiden berusia 71 tahun itu.

Dari anggaran yang diterimanya pada Maret lalu, Trump menerima 1,6 miliar dolar AS, sekitar Rp 22 triliun, untuk keamanan perbatasan.

The Independent melaporkan, dari anggaran tersebut, tidak diketahui berapa yang digunakan untuk membangun tembok perbatasan AS-Meksiko.

Sumber : kompas.com

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close