Protes Pelebaran Jalan, Warga Bakung Demo


Arie Perdana Putra 2018-04-04 08:20:38 Ogan Ilir 170 kali

Warga Bakung saat berunjuk rasa

INDRALAYA, Kabar28.com,- Puluhan warga Desa Bakung dan Santri dari Pondok Pesantren (Ponpes) Syafaatut Thulap melakukan aksi demo di Dusun II, Desa Bakung, Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir (OI). Selasa (3/4/2018) kemarin.

Aksi demo itu sebagai bentuk protes pelebaran jalan yang dilakukan oleh PT Batubara serta aktivitas salah satu galian C milik PT Primanaya dan PT Disramitra Powerindo, warga menilai Galian C yang berada di Jalan Patratani Dusun II Desa Bakung dan sudah beroperasi sejak empat tahun lebih itu berdampak negatif pada lingkungan sekitar dan mengancam rumah dan keselamatan warga terutama anak-anak karena tidak dilengkapi dengan standar keamanan yang jelas.

Sementara terkait pelebaran jalan yang dilakukan oleh PT Batubara, masa menilai selama ini tidak adanya koordinasi dari pihak perusahaan maupun dari pemerintah setempat mengenai tujuan pelebaran jalan serta ganti rugi dari perusahaan jika ada rumah ataupun tanah warga yang terkena imbas pelebaran jalan tersebut.

Kepada media Ahmad (27) warga Desa Bakung ini mengaku, sejauh ini tidak ada koordinasi yang baik dan ganti rugi dari pihak perusahaan. "Bahkan terkait permasalahan ini,  pemerintah desa setempat seperti tidak ada kepedulian terhadap warga dan terkesan menutup mata," katanya.

Tidak hanya itu, massa juga mendesak agar kendaraan berat bermuatan batu bara milik PT BSA, PT Samudra Mandiri (SAM), PT IAL dan PT Panca Motor untuk tidak  melakukan aktivitas dan beroperasi untuk sementara waktu. Tidak hanya itu, masa juga sempat menghentikan aktivitas salah satu alat berat milik perusahaan yang beroperasi disekitar lokasi pelebaran jalan.

Sementara itu Kapolsek Indralaya AKP Bambang Julianto selaku mediator mengtakan, pihak kepolisian merespon tuntutan dari masyarakat dan akan menfasilitasi guna mencari solusi terkait permasalahan tersebut. "Ya, kedua belah pihak yaitu 10 perwakilan masyarakat Desa Bakung telah melakukan pertemuan dengan pihak perusahaan," kata Kapolsek

Dari hasil mediasi itu lanjutnya, disepakati bahwa pihak perusahaan bersedia mengentikan sementara aktivitas kendaraan yang melintas dijalan Desa Bakung. "Sementara terkait keberadaan Galian C hingga saat ini masih dalam Status Quo atau sampai ada keputusan lebih lanjut dalam rapat mediasi yang akan dilaksanakan di Kantor Camat Indralaya Utara dalam waktu dekat," jelasnya.

Mediasi itu sendiri bertempat di kediaman Kyai Abror selaku pengurus Ponpes Syafaatut Thulab dan disaksikan oleh Kapolsek Indralaya AKP Bambang Julianto, Perwakilan Camat Indralaya Utara Syaiful Anwar, Pengasuh Ponpes Kyai Qusyairi Abror, Kades Bakung Pandi Hakim, perwakilan PT Disramitra Powerindo dan Kadus Dusun II Desa Bakung Surono. (old)

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close