Bawa Senpi, Resedivis Ini Diamankan di Warung Kopi


Arie Perdana Putra 2018-04-03 15:00:16 Hukum 135 kali

Kapolres Prabumulih AKBP Tito Travolta didampingi Kasatres AKP Eriyadi, saat menunjukan pelaku dan barang bukti. (Foto : Istimewa)

PRABUMULIH, Kabar28.com,- Bawa senjata api rakitan (Senpira), pemuda 24 tahun asal Kabupaten Muara Enim diamankan petugas di sebuah warung kopi di Jalan Jendral Sudirman, Kecamatan Prabumulih Timur, Kota Prabumulih. Senin (2/4/2018) sekitar pukul 20.30 WIB.

Adapun identitas pelaku yaitu Rahmad Ariadi (24) petani asal Kampung I, Desa Tapus Kabupaten Muara Enim. Dari balik pinggang pelaku, polisi menemukan 1 pucuk senpira laras pendek beserta 1 butir amunisi aktif jenis calliber 9 mm, 1 buah kunci leter T serta 1 unit Handphone merk Nokia.

Informasi dari kepolisian, penangkapan pelaku bermula dari informasi masyarakat yang curiga dengan aktivitas para pelaku disekitar lokasi. Mendapat informasi itu, kemudian Timsus Gurita Polres Prabumulih langsung bergerak kelokasi. Namun sayang dua dari tiga pelaku berhasil melarikan diri saat petugas kepolisian tiba di lokasi kejadian.

Kapolres Prabumulih AKBP Tito Travolta Hutahuruk mengatakan para pelaku berjumlah tiga orang, namun dua pelaku barhasil melarikan diri saat petugas kita tiba dilokasi kejadian. "Identitas kedua pelaku sudah kita kantongi dan masih dalam pengejaran," kata Tito, Selasa (3/4/2018).

Ia menambahkan, dari pengakuannya senjata tersebut ia pinjam dari rekannya yaitu MN yang saat ini masih kita kejar. "Tidak hanya itu, pelaku ini juga pernah terlibat kasus pencurian dengan kekerasan pada tahun 2015 lalu diwilayah hukum Muara Enim dan menjalani hukuman penjara selama 1,5 tahun," jelasnya.

Saat ini sambungnya, yang bersangkutan masih dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Sementara itu guna mendapatkan informasi tambahan terkait jenis amunisi yang ditemukan, saat ini pihaknya terus berkoordinasi dengan Labfor Polda Sumsel.

"Selanjutnya pelaku akan kita proses sesuai hukum yang berlaku yaitu UU darurat Nomor 12 tahun 1951 tentang kepemilikan senjata api ilegal dengam ancaman maksimal 10 tahun kurungan penjara," tutup Kapolres. (old)

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close