14 Jam Dikurung Balok Es, Limbad Dilarikan ke Rumah Sakit


Lia Cikita 2018-03-25 10:33:10 Selebriti 55 kali

Magician Limbad masih terus melakukan aksi-aksi berbahaya. (foto:istimewa)

Jakarta, Kabar28.com - Magician Limbad masih terus melakukan aksi-aksi berbahaya. Kali ini dirinya beraksi dengan merendam dan menguburkan tubuhkan di dalam balok es.

Dalam acara yang bertajuk 'Limbad in Action', Limbad menenggelamkan seluruh tubuhnya ke dalam balok es yang masih utuh. Ini seperti Limbad yang dikurung dalam es. Hanya kepalanya saja yang dibiarkan terlihat, dan bisa dipastikan cairnya es tersebut akan membuat tubuh menggigil luar biasa.

Magician beraliran fakir itu seharusnya merendam seluruh tubuhnya selama 15 jam. Akan tetapi baru 14 jam kondisinya disebut kritis dan harus dilarikan ke rumah sakit. Itu juga yang diungkapkan anak Master Limbad, Cecil.

"Cecil tau ini bukan pertama kalinya ayah @limbadindonesia lakuin aksi berbahaya, Cecil selalu deg2an setiap dampingin ayah lakuin aksi kyk gini apalagi sampai kritis???? dan Cecil selalu berdoa semoga ayah gak kenapa2," ungkap Cecil seperti dikutip, Minggu (24/3/2018).

"Cecil tahu ayah orangnya berani dan selalu yakinin Cecil bahwa ayah tuh bisa lakuin setiap aksinya dengan sukses???? ayah, Cecil disini deg2an banget dan selalu berdoa buat ayah ga kenapa2???? love you! #Cecildukungayahterus #limbadinaction," lanjutnya.

Cecil juga memperlihatkan sang ayah sedang terbaring di dalam ambulan. Wajahnya terlihat pucat. Pesulap yang kariernya bermula dari ajang The Master itu juga mendapat bantuan oksigen. 

Limbad sebelumnya diketahui berhijrah. Ia makin memperdalam agama dengan mentor ustad Abdul Somad meski masih aktif sebagai magician.

Saat sedang mendapat penanganan khusus di ambulan, terlihat juga Raffi Ahmad dan Denny 'Cagur' yang malam itu didapuk menjadi host mendampingi Limbad. Raffi pun menyender di pintu belakang ambulan dan terlihat tubuh Limbad yang masih terbaring. 

Sumber:detik.com

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close