Waspada, Ini 5 Penyebab Serangan Jantung yang Tak Pernah Anda Duga


Lia Cikita 2018-03-21 16:30:42 Kesehatan 82 kali

Ilustrasi (Foto : istimewa)

Jakarta, Kabar28.com,  - Serangan jantung dapat berakibat fatal jika tidak ditangani secepatnya. Serangan jantung biasanya terjadi akibat penyakit jantung koroner yang tidak tertangani, penyempitan pembuluh jantung, atau pembuluh darah jantung yang robek. Selain itu, terdapat beberapa penyebab serangan jantung yang mungkin tidak Anda sangka. Apa saja? Simak jawabannya di bawah ini.

Apa yang terjadi selama serangan jantung?

Serangan jantung terjadi ketika otot-otot jantung tidak mendapatkan cukup aliran darah segar beroksigen. Akibatnya, jaringan jantung akan mulai rusak dan fungsinya terganggu karena kekurangan oksigen.

Serangan jantung dapat terjadi dalam durasi hingga hitungan jam. Selama durasi waktu ini, bagian jantung yang tidak menerima oksigen terus mengalami kerusakan yang pada akhirnya akan mati jika tidak ditangani.

Hal ini disebabkan oleh adanya penyumbatan plak di pembuluh darah arteri (arterosklerosis) sehingga jantung mengalami kekurangan asupan darah yang mengandung oksigen. Meski jarang, serangan jantung juga dapat disebabkan oleh penyempitan hebat pada arteri koroner yang menghambat aliran darah.

Selain itu, serangan jantung dapat juga terjadi karena adanya robekan di arteri jantung Penyebab serangan jantung yang tidak biasa

Ternyata, penyebab serangan jantung tidak selalu terkait dengan penyakit jantung. Ada beberapa hal yang mungkin tidak Anda duga bisa menyebabkan serangan jantung, meliputi:

Psoriasis

Psoriasis adalah penyakit autoimun yang menyebabkan peradangan kulit kronis berupa bercak merah pada kulit kering yang disertai dengan sisik keperakan. Meski tergolong sebagai penyakit kulit, ternyata psoriasis juga bisa menjadi penyebab serangan jantung.

Sebuah penelitian menunjukkan risiko orang yang memiliki psoriasis bisa meningkat hingga 2-3 kali lipat untuk terkena penyakit jantung. Pasalnya, peradangan akibat psoriasis juga dapat merusak arteri jantung dari dalam, yang pada akhirnya menyebabkan peningkatan risiko serangan jantung dan stroke.

Sementara itu, orang dengan psoriasis memiliki kecenderungan terhadap kolesterol tinggi, obesitas, dan diabetes, yang juga membahayakan kesehatan jantung Anda.

Menghirup polusi udara

Polusi udara terkait dengan banyak gangguan kesehatan, termasuk penyakit jantung. Sebuah penelitian menemukan bahwa terpapar polusi udara dapat memperburuk kadar gula darah, kolesterol, dan faktor risiko penyakit jantung lainnya.

Sementara, penelitian lain menemukan bahwa polusi dapat mengurangi kolesterol HDL setelah waktu paparan singkat sekalipun.

Hal ini tidak hanya berdampak pada orang lanjut usia, namun juga pada orang muda. Paparan polusi udara berlebih dapat menyebabkan kerusakan dan pembengkakan pembuluh darah.

Keseringan minum obat pereda nyeri NSAID untuk gejala flu atau sejenisnya

NSAID adalah obat pereda nyeri yang digunakan untuk mengobati demam, peradangan, keseleo, sakit kepala, migrain, hingga dismenore (nyeri kram menstruasi). Contohnya adalah aspirin dan ibuprofen.

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Infectious Diseases melaporkan bahwa orang yang menggunakan obat NSAID untuk mengobati infeksi pernapasan memiliki peningkatan risiko serangan jantung hingga 3,4 kali lipat.

Penyebab kenapa NSAID bisa menyebabkan serangan jantung masih belum jelas, namun menurut sorang ahli jantung, obat ini dapat meningkatkan risiko perdarahan yang dapat memungkinkan peningkatan penggumpalan darah berbahaya di arteri jantung yang rentan. Obat NSAID juga bisa meningkatkan tekanan darah, dan bisa menyebabkan retensi cairan, tapi ini jarang terjadi.

Untuk itu, hindari mengonsumsi obat NSAID terutama jika Anda berusia di atas 50 tahun atau memiliki faktor risiko hipertensi, diabetes, kolesterol tinggi, atau seorang perokok aktif.

Sumber : okezone.com

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close