Belum Punya Rumah? Nih, Pemerintah Luncurkan 1 Juta Rumah Buat Kalian


Arie Perdana Putra 2018-03-21 11:20:07 Palembang 186 kali

Ilustrasi

PALEMBANG, Kabar28.com,- Pembangunan perumahan masih menghadapi tantangan berat, terutama terkait dengan besarnya backlog (kekurangan ketersediaan rumah layak huni) yang mencapai 7,6 juta unit rumah (Tahun 2014), berdasarkan konsep penghunian dan backlog sebesar 13,5 juta unit rumah (Tahun 2014) berdasarkan konsep kepemilikan.

Hal itu diungkapkan Sekda Sumsel, Nasrun Umar pada Rapat Koordinasi Pemetaan Rencana Pembangunan Rumah Bersubsidi 2018 dan 2019, kemarin.

Menurutnya, untuk menjawab persoalan backlog dan memberikan kemudahan akses memperoleh rumah bagi masyarakat, pemerintah meluncurkan program pembangunan 1 juta rumah.

"Saya harap rakor ini dapat membawa kemajuan dan perbaikan di bidang perumahan, dan tersosialisasikannya program 1 juta rumah serta mensinergikan kebijakan pembiayaan perumahan dengan pemerintah daerah, asosiasi pengembang, perbankan dan lembaga lainnya," harapnya.

Lanjut Sekda, untuk mendukung program 1 juta rumah pemerintah telah memberikan berbagai macam fasilitas bantuan pembiayaan perumahan, antara lain pemberikan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), Subsidi Bunga Kredit Perumahan (SSB), Subsidi Bantuan Uang Muka (SBUM), Pembebasan Pengenaan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) untuk rumah sederhana tapak dan rusunami dan pemberian PSU untuk rumah sederhana tapak.

"Mari bersama kita wujudkan tujuan dari UUD RI 1945 pasal 28 H ayat 1 yaitu bahwa setiap orang berhak hidup sejahtera lahir dan batin, bertempat tinggal dan mendapatkan lingkungan hidup baik dan sehat," ajaknya.

Sementara itu, Direktur Perencanaan Pembiayaan Perumahan, Eko D. Heripoerwanto mengatakan, pihaknya telah memberikan fasilitas dan berbagai kemudahan melalui bantuan pembiyaan perumahan. "Selain itu, Kementerian PUPR juga menggelar rakor serupa di 10 Provinsi di Indonesia dalam rangka pemetaan rencana pembangunan rumah murah," terangnya. (ard)

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close