Dukungan Terhadap Mularis Dicabut, Hanura Belum Tentukan Sikap


Arie Perdana Putra 2018-03-13 18:45:09 Politik 168 kali

Partai Hanura

PALEMBANG, Kabar28.com,- Pasca pencabutan dukungan Partai Hanura terhadap calon walikota dan Wakil Walikota Palembang, Mularis Djahri-Syaidina Ali, DPP Hanura belum menentukan sikap kemana dukungan akan dialihkan. Meskipun secara kepartaian tidak bisa dicabut karena sudah didaftarkan ke KPU, tapi secara mesin Partai dan dukungan kader akan beralih.

Ketua DPD Hanura Sumsel, Hendri Zainuddin mengatakan, saat ini masih penjajakan karena semua kandidat dikomunikasikan untuk yang terbaik bagi partai dan masyarakat Palembang.

Pastinya, calon yang akan kita dukung nanti satu visi dan bertekad untuk mengabdi mensejahterakan masyarakat, pembangunan infrastruktur dan penguatan ekonomi kerakyatan,” katanya.

Hendri menyebutkan, kader partai Hanura di kota Palembang banyak, setidaknya secara ada 100 ribu suara berasal dari 3 kursi anggota DPRD Palembang, dan militansi anggota DPR RI Fauzi Amro yang memiliki basis di dapil Palembang sekitar 27 ribu suara pada Pileg lalu. “Saya sendiri meraih 50 ribu suara pada pemilihan DPD RI 2014 lalu, kekuatan inilah yang akan kita gunakan untuk memenangkan calon walikota Palembang yang akan dialihkan sesuaikan intruksi DPP,” ungkapnya.

Masih menurut Hendri, kader partai Hanura diminta untuk bersabar dan menahan diri menunggu intruksi DPP terkait dukungan kemana pada Pilkada Palembang nanti.

“Untuk Pilgub jelas kepada Herman Deru-Mawardi Yahya (HD-MY), bahkan partai sudah bergerak untuk memenangkan pasangan ini, begitu juga nantinya Pilkada Palembang mungkin dalam beberapa waktu ke depan akan segera kita umumkan kemana dukungan ini,” tukasnya.

Diketahui, DPP Hanura mengintruksi agar partai menarik dukungan dari pasangan Mularis-Syaidina Ali yang sebelumnya telah mendapatkan dukungan dari partai yang didirikan Wiranto tersebut. "Iya benar, sesuai intruksi ketum maka partai menarik (cabut) dukungan dari Mularis," kata Sekjen DPP Hanura Hery Lontung Siregar.

Dikatakan besan Presiden Jokowi ini, Mularis sudah dipecat Ketum Hanura Oesman Sapta Odang (OSO) sebagai Ketua DPD Hanura Sumsel, baik sebagai ketua maupun sebagai kader. Ini dilakukan karena sikap Mularis tidak tegak lurus dengan partai tentang Pilgub Sumsel. Selain itu, Mularis juga sebagai salah satu kubu Hanura 'Ambhara' dengan Ketum Daryatmo dan Sekjen Syarifudin Sudding.

"Pencabutan dukungan ini memang tidak mempengaruhi ke KPU karena memang tidak boleh, tapi ini dukungan kader dan mesin Partai yang kita cabut," tegas Hery.

Terkait dukungan kader dan mesin partai pada Pilkada Palembang nanti apakah ke Pasangan Incumbent atau bukan? Besan Presiden Jokowi ini belum memastikan ke pasangan mana partai akan dialihkan. "Kita lihat nanti ya, DPD lebih tahu itu, nanti kita bicarakan kemana," sambungnya. (ard)

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close