Alasan Kapolri Meminta Penundaan Proses Hukum Calon Kepala Daerah di Pilkada 2018


Mutiara Safitri 2018-03-13 15:21:31 Nasional 48 kali

Irjen Setyo Wasisto (Foto : istimewa)

Jakarta, Kabar28.com,-  Kepala Divisi (Kadiv) Humas Mabes Polri Irjen Setyo Wasisto memaparkan alasan dari Kapolri Jenderal Tito Karnavian yang mengimbau untuk lembaga penegak hukum penunda proses penanganan proses hukum yang melibatkan calon kepala daerah saat pelaksanaan Pilkada 2018.

Meskipun hanya bersifat saran, menurut Setyo apabila hal itu dilaksanakan kemungkinan besar akan menciptakan situasi yang kondusif dan tenang saat berlangsungnya pesta demokrasi lima tahunan tersebut.

"Itu kan menyarankan karena kami lebih milih situasi yang lebih kondusif, tenang " kata Setyo di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (13/3/2018).

Kapolri, dikatakan Setyo, hanya meminta penundaan sementara bukan untuk dihilangkan. Nantinya, apabila Pilkada selesai, sambung Setyo, maka aparat penegak hukum dipersilahkan untuk melanjutkan proses tersebut.

"Saya ingin menegaskan bahwa bapak kapolri kan menyarankan supaya prosesnya ditunda setelah pilkada selesai," ucap Setyo.

"Artinya kami berharap pilkada berlangsung dulu, bila nanti ada kasus, silahkan diproses. Itu penekanan pak Kapolri," kata Setyo menanbahkan.

Permintaan Tito soal penundaan kasus terhadap calon kepala daerah ini bermula saat Rapat Konsultasi antara DPR, Polri, Mendagri, KPU, Bawaslu, dan Kejaksaan Agung.

Namun, usulan tersebut langsung mendapatkan penolakan dari para anggota DPR yang menghadiri rapat tersebut.

Sumber : okezone.com 

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close