SBY Beri Sinyal PD Gabung Koalisi Jokowi, PPP: Kami Tak Terkejut


Lia Cikita 2018-03-11 13:07:12 Politik 79 kali

Sekjen PPP Arsul Sani (foto :istimewa)

Jakarta, Kabar28.com - PPP tak terkejut apabila Partai Demokrat (PD) benar-benar menjadi pendukung Joko Widodo di Pemilu Presiden 2019. Soalnya, Partai Demokrat dinilai punya rekam jejak tertentu.

"PPP tidak surprise (terkejut) dengan bergabungnya Partai Demokrat tersebut," kata Sekretaris Jenderal PPP, Arsul Sani kepada detikcom, Minggu (11/3/2018).

Rekam jejak PD yang dimaksud Arsul yakni terkait peta koalisi di Pilgub DKI 2017. Saat itu, SBY sebagai Ketua Umum PD memilih untuk tak sekubu dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. Saat itu, SBY mengusung putranya, Agus Harimurti Yudhoyono, untuk bersaing sebagai calon gubernur melawan calon usungan Prabowo, Anies Baswedan-Sandiaga Uno, juga melawan petahana Ahok-Djarot.

"Secara chemistry (kecocokan), jika capres nanti hanya ada dua, maka PPP sudah meyakini bahwa Pak SBY lebih nyambung dengan Pak Jokowi dibanding dengan Pak Prabowo. Keyakinan ini terbangun dari Pilkada DKI pada tahun 2017 lalu di mana Partai Demokrat tidak membuka pintu koalisi dengan Gerindra," kata Arsul.

Namun sebesar apapun sinyal yang dipancarkan PD, sampai saat ini belum ada sikap final untuk mendukung Jokowi di Pilpres 2019. PPP memandang niatan mendukung Jokowi sudah terlihat dari PD.

"PPP tentu menyambut baik niat Partai Demokrat untuk bergabung dalam koalisi parpol pengusung Pak Jokowi di Pilpres 2016," kata Arsul.

Pada pembukaan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) PD di Sentul, Sabtu (10/3) kemarin, Presiden Jokowi hadir dan memukul gong pembukaan. Di acara itu pula, SBY menyampaikan doanya untuk kesuksesan Jokowi, termasuk kesuksesan di Pilpres 2019. Bahkan SBY juga membuka peluang untuk mendukung Jokowi.

"Jika Allah menakdirkan, sangat bisa PD berjuang bersama Bapak," kata SBY di hadapan Jokowi dalam Rapimnas PD di Sentul International Convention Center, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (10/3).

Sumber :detik.com 

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close